Rustam Effendi Kasihan Melihat DPR Aceh dan Gubernur Aceh

Rustam Effendi Kasihan Melihat DPR Aceh dan Gubernur Aceh
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Kemendagri. Foto: dokumentasi humas pemerintah aceh.

KBA.ONE, Banda Aceh - Pengamat ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, mengatakan polemik Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018 tidak akan pernah selesai jika eksekutif dan legislatif Aceh tidak menurunkan tensi. Mereka, kata dia, perlu duduk bersama untuk mencari solusi agar APBA segera disahkan.

"Jika ada upaya gugat-menggugat maka persoalan APBA tidak akan selesai-selesai. Imbasnya adalah lima juta lebih rakyat Aceh yang sudah menunggu APBA direalisasikan," kata Rustam Effendi, Kamis, 8 Maret 2018.

Masyarakat Aceh, kata Rustam Effendi, ingin APBA segera direalisasikan. Jika tidak, akan berimbas kepada macetnya perekonomian masyarakat.

"Petani butuh pupuk, begitu juga nelayan dan para pelaku usaha kecil yang daya belinya menurun, serta para buruh yang tidak ada upah, karena tidak ada realisasi pembangunan. Jika ada gugatan maka polemik APBA akan panjang, dan masyarakat kecil akan terus kesusahan," ujar Rustam.

Untuk itu, Rustam berharap Menteri Dalam Negeri dapat menjadi mediator antara Pemerintah Aceh dan DPR Aceh persoalan APBA agar dapat diselesaikan.

Saat ini, kata Rustam, eksekutif dan legislatif sudah tidak lagi sejalan, di mana Pemerintah Aceh ingin dipergubkan, sementara DPR Aceh mengatakan APBA tidak bisa dipergubkan.

Duduk bersama dan berdamai di antara keduanya adalah satu-satunya jalan keluar dari sengkarut ini. Kalau keduanya sama-sama ngotot dan saling menggugat, itu tidak akan memberikan keuntungan bagi masyarakat Aceh.

"Dulu saat dizalimi dan dilukai oleh pusat bisa sama-sama kompak, tapi sekarang sudah senang begini tidak kompak, kan kasihan," kata Rustam.

Kemarin, DPR Aceh berencana melakukan upaya hukum jika APBA disahkan melalui peraturan gubernur. Mereka beralasan penetapan APBA itu tidak berlandasan hukum. Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) belum disepakati.

Sementara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf kukuh menetapkan APBA 2018 melalui peraturan daerah. “Saya sangat konsisten, tidak akan berubah lagi,” ujar Irwandi usai bertemu Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Syarifuddin, beberapa waktu lalu.

Komentar

Loading...