Rutin Keliling, Mobile Water Tank ACT Dinanti Warga Gaza

Rutin Keliling, Mobile Water Tank ACT Dinanti Warga Gaza
truk tangki air yang dinantikan warga Gaza | Foto: ACTNews

KBA.ONE, Gaza - Warga Palestina yang tinggal di sepanjang Jalur Gaza punya rutinitas baru selama beberapa bulan terakhir ini. Setiap pagi hingga sore, selalu ada warga yang siaga di depan rumah, masjid, sekolah, hingga klinik mereka. Tandon-tandon air dipastikan terbuka, sementara jeriken dan botol minum tak lupa disiapkan. Ketika armada truk tangki air keliling bernuansa oranye dan hijau datang seperti biasanya, mereka menyambut dengan semangat.

Mobile Water Tank ACT, begitu truk tangki air ini dikenal oleh warga Gaza. Lantas, seberapa sering truk pengantar air ini berkeliling menyapa warga Gaza?

Selama enam hari dalam seminggu, dua armada Mobile Water Tank ACT menyambangi puluhan lokasi yang tersebar di sepanjang Jalur Gaza. Rutinitas ini telah berlangsung sejak resmi dioperasikannya dua Mobile Water Tank ACT pada Maret 2018 lalu.

Khaled, salah satu relawan ACT yang membawa truk tersebut, mengatakan ia dan timnya berkeliling Gaza dari Sabtu hingga Kamis setiap pekannya. Sebelum berkeliling, Mobile Water Tank terlebih dahulu diisi dengan air bersih yang diambil langsung dari sumur air ACT di Zarka.

“Saya bersama kawan saya mengoperasikan satu truk Mobile Water Tank ACT. Satu armada lainnya dikendarai oleh dua kawan saya yang lain. Kami biasanya mulai berkeliling Gaza dari pukul 07:00 sampai pukul 17:00,” ungkap Khaled.

Seorang pria sedang membawa air hasil dari tampungan truk tangki air | Foto: ACTNews

Untuk wilayah yang disambangi, Khaled mengaku sudah ada pembagian wilayah operasi bagi masing-masing armada. Mobile Water Tank ACT pertama menyusuri wilayah Gaza Utara dan Kota Gaza. Sementara itu, armada kedua bergerak ke kawasan Gaza Tengah, Khan Younis, dan Rafah.

Jadwal kunjungan ke wilayah tujuan pun sudah ditetapkan. Masing-masing Mobile Water Tank ACT memiliki daftar wilayah yang harus dikunjungi setiap dua pekan. Siklus ini berulang di pekan ketiga dan keempat setiap bulannya.

“Kalau dihitung, ada sekitar 35 wilayah administrasi yang kami sambangi. Mobile Water Tank ACT ini biasa ke kamp pengungsian, pemukiman pra-sejahtera, klinik, sekolah, masjid, juga rumah yatim. Kami menyasar warga dan komunitas di Gaza yang memang sangat membutuhkan air bersih,” jelas Khaled.

Setiap bulan, dua armada Mobile Water Tank ACT mengantarkan lebih dari 1,5 juta liter air bersih untuk sekitar 1.440 jiwa di Gaza. Murid-murid dan guru di SD Khusus Putri Al Ohood di Gaza turut merasakan suplai air bersih ini.

“Alhamdulillah murid-murid kami jadi bisa terhindar dari meminum air yang terkontaminasi. Atas nama sekolah, saya berterima kasih banyak kepada ACT dan warga Indonesia pada umumnya yang telah memberikan air bersih ke sekolah kami. Semoga Allah membalas kebaikan kalian,” ungkap Iman Abu Shalamah selaku Wakil Manajer SD Khusus Putri Al Ohood.

Sementara bagi Omar, salah satu warga Gaza, adanya suplai air bersih rutin dari Mobile Water Tank ACT amat membantu keluarganya. Hal ini mengingat kondisi air di lingkungan rumahnya kurang layak untuk dikonsumsi.

“Di sini kan airnya asin dan sangat tidak bagus diminum. Jadi kami berterima kasih sekali karena ACT telah membantu keluarga-keluarga yang kurang mampu di sini, air bersih ini sangat kami butuhkan,” tutur Omar.

Air bersih di Gaza merupakan kebutuhan utama yang sulit didapat. Kualitas air yang buruk menjadi faktor utama minimnya sumber air bersih di wilayah yang diblokade Israel selama belasan tahun ini.

Tahun 2017 lalu, Monther Shoblak selaku Manajer Umum Bidang Penyediaan Air Bersih di Jalur Gaza menyebutkan, sekitar 97% air tanah yang tersedia tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini karena tingginya tingkat kadar garam dalam air.

Di samping itu, buruknya kualitas air di Gaza juga ditengarai oleh polusi bahan kimia. Beberapa ahli kimia yang meneliti kualitas air di Gaza menyebutkan, polusi bahan kimia yang terkandung dalam air umumnya diakibatkan dari pestisida dan sisa-sisa zat racun amunisi perang.

Komentar

Loading...