Sempat Tabrak Kakak Beradik, Bandar Sabu Tewas Ditembak

Sempat Tabrak Kakak Beradik, Bandar Sabu Tewas Ditembak
Ilustrasi | Istimewa

Kedua tersangka mencoba melarikan diri menggunakan mobil sedan Toyota Altis bernomor polisi B 8097 BF. Bahkan para pelaku sempat menabrak dua orang kakak beradik, warga Desa Rantau Pauh, yang kini mengalami masa kritis.

KBA.ONE, Aceh Tamiang – Sempat lari dan menabrak dua pelajar kakak beradik di Gampong Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, dua pengedar sabu-sabu ditembak polisi, satu orang dinyatakan tewas, Senin 11 Maret 2019.

 Tim gabungan direktorat narkoba Polda Aceh dan Polres Aceh Tamiang terpaksa melepaskan tembakan kepada dua tersangka NA, 42 tahun (tewas), warga Gampong Seumirah, Nisam, Aceh Utara, dan dan R, 29 tahun, warga Bida Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Dari penyergapan itu polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 11 kg.

Saat dikejar, menurut keterangan, kedua tersangka mencoba melarikan diri menggunakan mobil sedan Toyota Altis bernomor polisi B 8097 BF. Bahkan para pelaku sempat menabrak dua orang kakak beradik yaitu Rasya Safrian, 12 tahun dan Riska Syahputri Safrian, 16 tahun, warga Desa Rantau Pauh, yang kini mengalami masa kritis.

“Karena perbuatannya kita terpaksa melumpuhkan pelaku, tersangka NA tewas, dan kini kita sedang menunggu pihak keluarganya untuk melakukan serah terima jenazah,” jawab Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian kepada KBA.ONE via WhatsApp, Selasa 12 Maret 2019.

Dia menyebutkan kedua korban yang ditabrak itu awalnya ditangani di Rumah Sakit Pertamina Rantau Aceh Tamiang, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Aceh Tamiang di Kota Kuala Simpang. Sementara tersangka R dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

“Sekarang korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Medan, Sumatera Utara. Untuk kasus tabrak lari itu, kini ditangani oleh Satlantas Polres Aceh Tamiang,” kata Kapolres Zulhir Destrian. ***

Komentar

Loading...