Sentra Kuliner Perikanan di Tapaktuan Tak Terawat

Sentra Kuliner Perikanan di Tapaktuan Tak Terawat
Sentral kuliner perikanan Aceh Selatan

KBA.ONE, Aceh Selatan - Beberapa pengunjung yang datang menikmati wisata kuliner di Sentra Kuliner Perikanan Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, mengaku miris dengan fasilitas toilet di tempat itu karena  bau menyengat dan tidak ada air.

Dewi, 27 tahun, wisatawan lokal yang sedang berkunjung ke Aceh Selatan, mengaku kecewa melihat kondisi itu.

Suasana tempat makan di area sentra kuliner perikanan Aceh Selatan | Foto: Dafy

"Dari luar saat kita masuk ke dalam, aroma tak sedap itu sudah tercium, membuat kita mual," kata Dewi kepada KBA. ONE,  Jumat 4 Januari 2019.

Sambil menikmati suasana malam di Kota Pala itu,  Dewi mengaku prihatin melihat tempat sebagus ini tapi tidak dilengkapi fasilitas memadai.

Seharusnya, ujar Dewi, pihak pengelola di lokasi ini lebih memperhatikan sarana prasarana dari toilet tersebut. Apalagi, tambah dia, pengunjung di tempat ini cukup ramai sehingga pihak pengelola bisa lebih peduli akan kebersihan dan sarana prasarananya. "Masa untuk buang air kecil saja tidak ada air. Apalagi seperti saya, bawa anak, mau ke toilet, dengan kondisi seperti itu, jadi gak sreg," kata Dewi.

Suasana toilet umum di sentra kuliner perikanan |Foto: Dafy

Keluhan serupa disampaikan Subandoyo, 45 tahun, pengunjung asal Jakarta. "Tempatnya bagus,  panorama lautnya begitu indah, ditambah jembatan yang dihiasi lampu kerlip berwarna-warni. Sayang pengelolanya tidak serius, " katanya.

Melihat kondisi seperti itu,  Subandoyo merasa tidak nyaman.  "Masak air saja tidak ada.  Bagaimana kita mau betah di sini?" keluh Subandoyo. 

Pengamatan KBA.ONE, bangunan toilet berwarna putih di area wisata kuliner itu tampak seperti belum rampung. Ada kesan dipaksakan penggunaannya. 

Tapi Lukman, Kabid Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Selatan, saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu, 5 Januari 2019 mengatakan, toilet dan lokasi kuliner itu sudah selesai pembangunannya. Untuk prasarananya, seperti air, listrik dan lainnya di tempat tersebut sudah lengkap, katanya.

Suasana toilet pria | Foto: Dafy

Ia mengaku tidak tahu kondisi fasilitas umum itu tak terawat.  "Nanti kita akan turun ke lokasi meminta kepada para pemilik usaha untuk merawat tempat itu agar kenyamanan pengunjung terjaga," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya sudah sejak awal menyerahkan pengawasan kebersihan di tempat tersebut kepada para pedagang yang berjualan di taman kuliner itu.

Karena itu Lukman mengimbau kepada para pemilik usaha agar menjaga kekompakan dan kebersihan toilet. "Bila perlu ke depan carikan orang untuk menjaga dan membersihkan toilet dan digaji oleh mereka," tegas Lukman.

Dia juga kecewa melihat keadaan itu karena pada rapat sebelumnya dengan pedagang sudah disepakati membuat tong-tong sampah pada beberapa titik di lokasi itu. Sehingga tidak kotor dan pengunjung yang datang bisa nyaman, kata Lukman. ***

Komentar

Loading...