Skenario Pengamanan Pemilu di Lhokseumawe, Polisi Kerahkan 800 Personel

Skenario Pengamanan Pemilu di Lhokseumawe, Polisi Kerahkan 800 Personel
Persiapan pengamanan oleh pihak kepolisian. | KBA.ONE: Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe - Pihak Kepolisian Kota Lhoseumawe akan melakukan pengamanan tambahan pada beberapa titik wilayah yang dianggap rawan dan kerap terjadi kericuhan pada 2017 lalu. "Pemilu tinggal beberapa hari lagi. Kita sudah siap semua," kata Kabag Ops Kompol Adi Sofyan saat pelaksanaan simulasi pengamanan di halaman mako pagi tadi, Jumat 12 April 2019.

Simulasi diikuti 800 personel gabungan ini merupakan latihan dan gambaran persiapan pihak keamanan untuk memberikan pengamanan maksimal kepada masyarakat pada pemilihan yang tinggal menghitung hari.

Selain itu, pihak Polres juga akan mengerahkan personel tambahan, untuk patroli maupun stand by di setiap Polsek hingga masa pemilihan berakhir. Anggota Brimob Batalyon B Jeulikat juga telah berada di setiap Kecamatan untuk membantu memberikan rasa kondusif bagi warga.

"Memang ada beberapa titik yang kita anggap rawan, tapi bukan berbahaya, hanya saja pada pilkada kemarin sedikit ricuh, jadi kita akan berikan pengamanan extra. Intinya kita siap hadapi pemilu," ucap Sofyan.

Sementara itu personel gabungan melakukan skenario penyerangan kantor KIP Lhokseumawe oleh simpatisan yang tidak terima dengan kekalahan caleg nomor urut tertentu, dan sempat terjadi kericuhan hingga petugas terpaksa melepaskan tembakan gas air mata juga penyiraman menggunakan satu unit watercanon.***

Komentar

Loading...