Soal Wakaf Habib Bugak, Ghazali Surati BPKH

Soal Wakaf Habib Bugak, Ghazali Surati BPKH
Ghazali Abbas Adan di kantor BPKH. Foto: Istimewa.

BPKH harus mendengarkan protes masyarakat Aceh terkait rencana mereka.

KBA.ONE, Banda Aceh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal Aceh Ghazali Abbas Adan menyurati pimpinan dan anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Mereka diminta untuk tidak memutuskan secara sepihak rencana mengambil alih pengelolaan tanah wakaf Aceh di Mekah, Arab Saudi.

Surat tersebut di antar langsung oleh Ghazali ke ke Kantor BPKH di Jakarta Selatan, Selasa, 13 Maret 2018. “Saya langsung mengantarnya ke Kantor BPKH. Sebab marekalah pihak yang ingin mengelola tanah wakaf Aceh di Mekah. Surat tersebut saya tembuskan juga ke Gubernur Aceh, Pimpinan dan anggota DPRA,”ujar Ghazali.

Dalam surat itu, Ghazali menegaskan agar BPKH menunggu persetujuan pemerintah dan rakyat Aceh. Tanah wakaf itu, kata Ghazali, merupakan hak warisan rakyat Aceh. “BPKH harus bermusyawarah dengan Pemerintah dan rakyat Aceh. Agar semuanya dapat segera dituntaskan,” kata Ghazali.

BPKH, kata Ghazali, harus mendengarkan protes yang disampaikan masyarakat Aceh dari berbagai daerah tentang rencana pimpinan BPKH menginvestasikan dana haji pada tanah wakaf Aceh di Arab Saudi.

Adapun tanah wakaf itu, kata Ghazali, adalah wakaf dari Habib Abdurrahman Al-Habsyi yang lebih dikenal dengan nama Habib Bugak Asyi. Wakaf itu dinikmati masyarakat Aceh yang menjalankan ibadah haji serta para pelajar Aceh di Mekah.

Komentar

Loading...