Susu Kambing untuk Produk Perawatan Kulit

Susu Kambing untuk Produk Perawatan Kulit
dr Wahyu (tengah) berada dilokasi ternak kambing di bantaran Krueng Aceh |Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Susu kambing salah satu susu sehat yang sering dijadikan terapi untuk orang dewasa dan usia lanjut sebagai tambahan kebutuhan asupan gizi dan energi. Sementara bagi anak-anak sebagai penguat daya ingat.

Namun, susu kambing mudah rusak oleh aktivitas mikroorganisme bila setelah diperah hanya dibiarkan tanpa pengolahan lebih lanjut atau penyimpanan yang baik.

Sekarang ini, proses produksi susu dikelola secara tradisional dan modern. Secara modern susu diproduksi dengan bantuan teknologi seperti mesin berkapasitas tinggi dan canggih. Meskipun banyak yang menggunakan teknologi, ada beberapa pengusaha yang melakukan usaha susu perah secara tradisional demi menjaga kealamian dan kesegaran susu.

Biaya membuat usaha susu kambing perah tergolong murah. Akibatnya, banyak para peternak kambing tertarik membuka usaha.

Untuk meningkatkan pendapatan peternak dengan berbagai inovasi terutama mengenai pemakanan kambing dalam meningkatkan kualitas susu kambing, tim pengabdian dari Unsyiah melakukan pengabdian di salah satu usaha peternakan kambing perah di bantaran Krueng Aceh. Tepatnya di Desa Rukoh, Kota Banda Aceh.

Tim pengabdian mendatangi lokasi dan melakukan wawancara dengan Bambang Mulia Utama, pemilik usaha tersebut. Usaha ini didirikan sejak 2009. Saat itu Bambang melihat potensi di bidang peternakan masih terbuka lebar dan permintaan pasar terhadap susu segar murni tergolong tinggi.

Banyak hal yang telah didiskusikan bersama dengan peternak. Tim mengambil beberapa kesimpulan di antaranya, masih ada kekurangan yang perlu dibenahi. Seperti peralatan yang masih sangat kurang dalam hal penanganan susu kambing.

Selain itu, tim juga mencoba memasarkan produk susu dengan jangkauan yang lebih luas lagi, seperti lewat e-commerce.

Target yang diharapkan dalam pengabdian ini dapat membantu pengusaha susu kambing perah mengembangkan usahanya dengan teknolog lebih canggih agar menghasilkan produk berkualitas dan bermamfaat bagi kesehatan.

Tim pengusul program ini terdiri dari staf pengajar pada Fakultas Kedokteran, FKIP Kimia, dan Fakultas Ekonomi Unsyiah. Pengabdian ini dibagi sesuai tingkat kompetensi masing-masing. Adapun dr Wahyu Lestari Sp.KK dari Fakultas Kedokteran Spesialis Kulit dan Kelamin yang bertindak sebagai ketua pengusul bertanggung jawab terhadap keberhasilan pengabdian ini.

Wahyu Lestari juga fokus pada pembuatan susu kambing melalui nano partikel untuk perawatan kulit. Selain itu, ia juga memberikan pelatihan secara berkelanjutan tentang bagaimana efek dari susu tersebut mempengaruhi kesehatan kulit dan bagaimana cara mengantisipasi bila terjadi kerusakan pada kulit. Khususnya, bagi usaha susu kambing perah dan masyarakat umum yang kulitnya sering terkena sinar matahari.

Pengabdian masyarakat ini fokus pada cara meningkatkan pendapatan peternak dengan berbagai inovasi terutama mengenai pakan kambing dan untuk meningkatkan teknologi yang berkualitas pada pemamfaatan ampas tahu sebagai pakan ternak untuk menghasilkan susu kambing perah yang berkualitas. Selain itu, pemanfaatan susu kambing dengan menggunakan teknologi nano partikel dalam menghasilkan produk pelembab perawatan kulit.

Komentar

Loading...