Tak Beres, Pansus DPRA Kecewa Proyek DOKA di RSUD H Sahudin Agara

Tak Beres, Pansus DPRA Kecewa Proyek DOKA di RSUD H Sahudin Agara
Gedung  IGD RSUD H Sahudin Kutacane. | Foto: FB

Pansus menemukan usulan pengadaan alat cuci darah diganti dengan tempat tidur pasien.

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Panitia khusus ( Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh ( DPRA ) daerah pemilihan 8  menemukan sejumlah kejanggalan pada proyek dana otonomi khusus Aceh ( DOKA) di RSUD H Sahudin, Kutacane, Aceh Tenggara. Pasalnya, meski sejumlah bangunan secara fisik  telah mencapai 100 persen, hingga kini fasilitas di RS tersebut belum ada yang berfungsi maksimal.

Ketidakberesan ini terungkap ketika tim pansus DPRA dapil 8 turun langsung ke lapangan yang dipimpin Buhari  Selian (PAN) bersama  tiga anggota lainnya Yahdi Hasan Ramud (PA), M Amin (Golkar) dan  sejumlah staf pada Rabu, 10 Juli 2019.

Pimpinan Pansus dapil 8 Buhari Selian kepada KBA.ONE menyebutkan fakta di lapangan sejumlah bangunan seperti gedung instalasi gawat darurat (IGD ) RSUD H Sahudin yang menelan anggaran sebesar Rp1,2 miliar sumber dana DOKA 2018 hingga kini belum juga di fungsikan. Dinding bangunan terlihat retak, bagian plafon  mulai pecah dan bocor padahal  pengerjaan bangunan baru saja diselesaikan.

Bahkan, kata Buhari, lebih mengecewakan lagi pengadaan alat kesehatan yang tertera dalam pengajuan tidak sesuai dengan realisasinya yakni pengadaan yang diusulkan sebelumnya alat pencuci darah (hemodalisa) namun alat tersebut tidak ditemukan, bahkan kegiatan ini dialihkan dengan pembelian tempat tidur pasien.

"Atas sejumlah temuan ini kami merasa sangat kecewa, kami akan melakukan evaluasi  bersama Gubernur melalui penyampaian pandangan pada sidang paripurna di DPRA," ungkap Buhari Selian.

Selain pembangunan UGD, sejumlah kegiatan lainnya yakni pembangunan landscap, drainase, pengadaan mobil ambulans dengan total anggaran sebesar Rp5 miliar,  bersumber dari DOKA, tim pansus DPRA menilai hasil kegiatan melalui Dinas Kesehatan tidak memuaskan. 

Tim Pansus juga berharap dengan besarnya anggaran terserap untuk kesehatan, hal ini agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah sakit yang dikelola oleh Pemda Agara tersebut.



Komentar

Loading...