Tawarkan Seks Menyimpang, Mahasiswa Kedokteran Hewan Diciduk

Tawarkan Seks Menyimpang, Mahasiswa Kedokteran Hewan Diciduk
Mahasiswa yang digelandang WH Banda Aceh setelah mengajak kencan pengemudi Gojek. Foto: istimewa.

Si pengemudi Gojek memutuskan untuk menemui langsung pemesan, menangkap dan menyerahkannya ke polisi.

KBA.ONE, Banda Aceh - Seorang mahasiswa kedokteran hewan di Universitas Syiah Kuala nyaris tertangkap basah. Pria berpenampilan necis ini nekat mengajak seorang sopir Gojek, sebuah angkutan berbasis aplikasi, kencan dan menawarkan hubungan seksual menyimpang. 

"Masih diamankan di Polsek dan akan kita serahkan ke WH karena bukan pidana. Dia mengajak sopir untuk yang "bukan-bukan"," kata Kepala Kepolisian Sektor Syiah Kuala Ajun Komisaris Polisi Hendri Asyari, Sabtu, 6 Januari 2018.

Kejadian ini bermula setelah Kamal, 23 tahun, juga mahasiswa Unsyiah, menerima order dari Ded (18), sore tadi. Ded memesan layanan itu dari kawasan Darussalam. Setelah terhubung, keduanya berkomunikasi lewat aplikasi pesan whatsaap.

Namun pesan yang dikirimkan bukan hanya tentang lokasi penjemputan. Ded malah menawarkan kepada Kamal untuk melakukan oral seks. 

Kamal tak terpancing. Alih-alih marah, dia mengiyakan ajakan tersebut. Setelah memastikan ajakan tersebut, Kamal menghubungi tiga rekannya untuk menjumpai Ded. Mereka berangkat ke kampus Unsyiah. Ded menunggu di Gedung RKU 1 Unsyiah.

Sesampainya di lokasi, Kamal langsung masuk ke gedung tersebut. Teman-temannya menunggu di luar. Setelah Kamal dan Ded berjumpa, ketiganya diberikan kode untuk menyusul ke dalam dan menangkap Ded.

Kamal juga menghubungi sejumlah petugas di Polsek Syiah Kuala dan menceritakan kejadian itu. Setelah petugas datang, Ded digelandang ke kantor polisi. 

"Kasus ini tidak dapat dijerat dengan undang-undang pidana. Dia kami serahkan kepada Wilayatul Hisbah Banda Aceh," kata Hendri.

Komentar

Loading...