Tersangka Pencuri Infus Diserahkan ke Jaksa

Tersangka Pencuri Infus Diserahkan ke Jaksa
Penyidik mengangkut 124 kotak cairan infus saat penyerahan tersangka dan barang bukti dari kepolisian ke kejaksaan, Jumat 13 April 2018.

Semua berkas perkara pencurian cairan infus telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.

KBA.ONE, Lhoksumawe, - Polisi menyerahkan dua tersangka kasus pencurian botol cairan infus milik Rumah Sakit Kasih Ibu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhoksumawe. Pelimpahan kedua tersangka berikut barang bukti dilakukan kepolisian setelah berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap atau P21, oleh tim jaksa kejari Lhoksumawe.

"Semua berkas perkaranya sudah dianggap lengkap (P21) oleh Kejari, sehingga hari ini kita laksanakan serahterima tersangka dan barang bukti," kata Kepala Kepolisian Sektor Banda Sakti, Iptu Arif Sukmo Wibowo, Jumat 13 April 2018.

Kedua tersangka yang diserahkan yakni RE 24 tahun warga Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe dan QI, 23 tahun, warga Gampong Pulo Drien, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireun. Keduannya merupakan bekas pegawai rumah sakit tersebut sehingga leluasa mencuri karena masih menyimpan kunci gudang penyimpanan obat-obatan dan mobil ambulan yang digunakan mengangkut 124 kotak botol cairan infus.

"Bersama tersangka kita juga menyerahkan 124 kotak botol cairan infus merk Emjebe Farma, dan satu mobil pic up Isuzu panther nopol BK 8085 BL, yang digunakan tersangka untuk mengangkut hasil curian yang rencananya di jual ke Kota Langsa," kata Arif.

Tiba di Kejari Lhoksumawe sekira pukul 10.00 WIB, berkas kedua tersangka diterima Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Isnawati. Tim jaksa akan menyiapkan dakwaan dan membawa kedua tersangka yang dijerat dengan pasal 363 ayat 1 jo Pasal 55 KUHP tentang pencurian itu, ke pengadilan. Keduannya terancam hukuman 7 tahun penjara.

Komentar

Loading...