Tulis Penggelapan Pajak, Seorang Jurnalis Dibunuh

Tulis Penggelapan Pajak, Seorang Jurnalis Dibunuh
Ilustrasi: 360nobs

Ini dianggap serangan terhadap kebebasan pers dan demokrasi.

KBA.ONE, Banda Aceh - Seorang jurnalis asal Slovakia dan kekasihnya tewas ditembak di kediaman mereka di kota Velca Maca sebelah timur ibu kota Bratislava.

Kepala kepolisian Slovenia, Tibor Gaspar mengatakan jasad Jan Kuciak, 27 tahun, dan kekasihnya ditemukan pada Ahad, 25 Februari 2018, malam.

Seperti dikutip dari kompas.com, polisi mendatangi rumah Kuciak setelah mendapatkan laporan dari keluarga sang jurnalis yang mengkhawatirkan keadaannya.

Polisi menduga, tewasnya Kuciak ini terkait peliputannya yang mengungkap adanya penggelapan pajak dalam jumlah yang amat besar.

PM Slovakia Robert Fico mengatakan jika kematian Kuciak terkait dengan pekerjaannya, hal itu merupakan serangan terhadap kebebasan pers dan demokrasi di negeri tersebut.

Fico kemudian menawarkan uang 1 juta euro atau sekitar Rp 16,8 miliar bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi terkait pembunuhan ini.

"Kita harus menemukan pelaku pembunuhan ini sesegera mungkin dan memastikan keselamatan semua jurnalis," kata Presiden Slovakia, Andrej Kiska.

Kembali ke penyelidikan polisi, Tibor Gaspar mengatakan Kuciak tewas akibat luka tembak di dada. Sementara sang kekasih ditembak di kepalanya.

"Diperkirakan mereka dibunuh antara Kamis hingga Ahad. Slovakia belum pernah menghadai serangan semacam ini sebelumnya," ujar Gaspar.

Kuciak bekerja untuk situs berita Aktuality.sk dan dia memang fokus menulis tentang kasus-kasus penggelapan pajak.

"Kami sangat terkejut atas kabar kematian Jan Kuciak bersama kekasihnya. Mereka adalah korban dari sebuah serangan brutal," kata penerbit Axel Springer Slovakia, yang merupakan induk dari Aktuality.sk.

"Kami menyampaikan bela sungkawa untuk keluarga, teman, dan kolega Kuciak dan kami akan berupaya sekuat tenaga membantu aparat keamanan untuk menyeret pelakunya ke pengadilan."

Dalam tulisan terakhirnya, Kuciak mengabarkan seorang pengusaha yang diduga menjual unit-unit hunian di kompleks apartemen miliknya ke perusahaannya sendiri.
Kuciak kemudian mempertanyakan alasan bisnis di balik penjualan unit-unit apartemen itu dan menduga metode penjualan tersebut adalah bagian dari upaya menghindari pajak.

Tahun lalu, Kuciak mengajukan laporan ke polisi bahwa sang pengusaha, Marian Kocner, mengancamnya jika dia membuat tulisan baru. Kini, kepolisian Slovakia menyelidiki semua orang yang pernah berhubungan dengan Kuciak dan polisi juga memberikan perlindungan kepada semua jurnalis Aktuality.sk.

Komentar

Loading...