Warga Kaway XVI dan Pante Ceureumen Luruskan Daerah Aliran Sungai Meureubo

Warga Kaway XVI dan Pante Ceureumen Luruskan Daerah Aliran Sungai Meureubo
Masyarakat bergotong royong mengecor jembatan | Revina Rahayu

KBA.ONE, Aceh Barat - Masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Pante Ceureumen dan Kaway XVI bergotong royong memperbaiki jembatan Ulee Raket. Selain pengecoran dan penimbunan sisi jembatan yang telah ambruk, mereka juga melakukan pelurusan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo yang melintas di kawasan Ulee Raket, Desa Sawang Tube, Kecamatan Kaway XVI.

Gotong royong untuk normalisasi aliran sungai yang dilakukan warga tersebut guna menghindari ambruknya jembatan Ulee Raket. Sebelumnya, sisi jembatan dari arah Pante Ceureumen ke Kaway XVI roboh akibat abutment rusak karena erosi tebing sungai.

Kamaruzzaman, koordinator gotong royong tersebut mengatakan, yang dilakukan warga bentuk kepedulian terhadap pengguna jalan yang saban hari terpaksa melintas di sisa jembatan ambruk. "Mereka itu melintasi karena tidak ada jalan lain untuk sekadar membeli ikan di pasar Desa Sawang Tube," ujarnya.

Selain tenaga, masyarakat setempat juga ikut patungan untuk biaya bahan bakar minyak untuk beko yang digunakan untuk penggalian DAS baru. Untuk lahan sendiri, sambungnya, telah dihibahkan pemilik lahan tanpa ganti rugi. "Total lahan yang diberikan tersebut mencapai empat hektare."

Kamaruzzaman menyebutkan, pelurusan itu juga untuk menghindari terus tergerusnya DAS aliran sungai tersebut. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di pinggir aliran sungai tersebut. Adapun 12 desa yang mendukung aksi gotong tersebut, yakni Desa Sawang Tube, Alue Peudeung, Teladan, Blang Dalam, Teupin Panah, Drien Caleu, Alue Lhe, Suak Awe, Gunong Tarok, Tegal Sari,Krueng Beukah, dan Desa Tanjong.

Komentar

Loading...