Zamzami Abdulrani Jabat Pelaksana Tugas Kepala Baitul Mal Aceh

Zamzami Abdulrani Jabat Pelaksana Tugas Kepala Baitul Mal Aceh
Plt Kepala Baitul Mal Aceh Zamzami | Istimewa

Zamzami Abdulrani merupakan bekas Wakil Bupati (Wabup) Aceh Jaya periode 2007-2012 berpasangan dengan Azhar Abdurrahman.

KBA.ONE, Banda Aceh – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menetapkan Zamzami Abdulrani, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pelaksana Baitul Mal Aceh (BMA). Penetapan Zamzami sebagai Plt mengingat masa jabatan Kepala BMA lama Dr Armiadi Musa MA berakhir beberapa bulan Lalu.

Pengangkatan tersebut berdasarakan Keputusan Gubernur Aceh bernomor 821.29/864/2017, tanggal 22 Agustus 2017. Sejak tanggal ditetapkan Zamzami akan bertugas hingga dilantik kepala Baitul Mal Aceh defenitif yang baru.

Zamzami Abdulrani merupakan bekas Wakil Bupati (Wabup) Aceh Jaya periode 2007-2012 berpasangan dengan Azhar Abdurrahman. Pria asal Lamno ini dipercaya menjabat sebagai Plt Kepala Baitul Mal Aceh demi kelancaran penyaluran zakat selama kekosongan pimpinan defenitif.

“Untuk sementara waktu saya dipercaya oleh gubernur untuk posisi Plt ini. Karena saya orang baru, dan sudah lima tahun tidak memimpin pegawai, mohon saya diberikan masukan dan dibantu karena kita selaku manusia pasti ada kekurangannya,” ungkap Zamzami pada rapat perdana masuk kantor pascalebaran Idul Adha, Senin, 4 September 2017, di aula BMA.

Ia berharap dengan kehadirannya dapat mencapai target penyaluran dan pemberdayaan zakat tahun ini. Biar pun tak sampai seratus persen karena sisa waktu beberapa bulan lagi untuk 2017, setidaknya tidak terlalu banyak sisa dana zakat.

“Kami akan bekerja keras untuk beberapa bulan ke depan supaya dana zakat yang belum tersalurkan dapat kita maksimalkan,” tandasnya.

Terhambat Penyaluran

Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, T Sulaiman mengatakan penyaluran zakat tahun ini belum mencapai 50 persen.

Beberapa bulan terakhir, kata Sulaiman, banyak sekali dana zakat yang tertunda penyaluran seperti beasiswa, fakir uzur, dan beberapa program lainnya.

Hal itu disebabkan kekosongan pimpinan, sehingga dana zakat tidak bisa dicairkan untuk disalurkan kepada yang berhak menerima zakat (mustahik).

“Untuk itu, dengan adanya Plt Kepala Badan Pelaksana Baitul Mal Aceh ini, kita berharap tidak ada lagi kendala dalam penyaluran zakat. Kita sama-sama akan bekerja untuk mencapai target tahun ini,” ujarnya. RILIS  

Komentar

Loading...