1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Diberi ke Lansia dan Petugas Publik

1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Diberi ke Lansia dan Petugas Publik
Ilustrasi Kemenkes menyatakan vaksin Covid-19 AstraZeneca akan dipakai untuk lansia dan petugas pelayanan publik. | Foto: Cnnindonesia.com

KBA.ONE, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan sebanyak 1.113.600 vaksin virus corona (Covid-19) AstraZeneca akan digunakan untuk program vaksinasi pemerintah tahap kedua.

Vaksinasi tahap dua saat ini telah berlangsung, menyasar 21,5 juta lansia dan 17,4 juta petugas pelayanan publik.

"AstraZeneca yang tiba di Indonesia untuk vaksinasi tahapan kedua ya," kata Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa 9 Maret 2021.

Nadia menjelaskan dari studi dan uji klinis, AstraZeneca aman digunakan untuk lansia di atas 60 tahun. Nadia berharap vaksin tersebut dapat menekan angka kematian di Indonesia yang rata-rata didominasi lansia.

Pengiriman vaksin AstraZeneca akan melalui dua tahap, yakni kuartal I sebanyak 25-35 persen dan kuartal II sebanyak 65-75 persen. Batch pertama, Indonesia akan menerima sebanyak 11.740.800 vaksin hingga Mei 2021.

"Vaksin AstraZeneca adalah salah satu vaksin yang dapat digunakan pada usia 60 tahun ke atas yang kita ketahui di mana kelompok ini memiliki angka kematian tertinggi," ujar Nadia.

Pemerintah menetapkan empat merek vaksin untuk program vaksinasi gratis, yakni Sinovac, AstraZeneca, Pfizer dan Novavax. Sementara dua vaksin lain, Sinopharm dan Moderna telah dikonfirmasi akan digunakan untuk vaksinasi mandiri.

 Sebanyak 181,5 juta orang ditargetkan menerima vaksin Covid-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Sedikitnya Indonesia membutuhkan sekitar 426 juta dosis vaksin untuk mewujudkan kekebalan kelompok terhadap virus corona.***

Komentar

Loading...