11 Warga Binaan Rutan Takengon Bebas

11 Warga Binaan Rutan Takengon Bebas
11 warga binaan Rutan Kelas IIB Takengon yang dibebaskan. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - sebanyak 11 warga binaan Rumah Tahanan Negera (Rutan) Kelas II B Takengon dinyatakan bebas murni, usai menjalani tahanan selama 45 hari.

Setelah keluar dari Rutan, 11 wanita ini melakukan sujud syukur di halaman rutan tersebut dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga yang hadir menjemput. Bahkan, isak tangis pun tak terbendung setelah bertemu dengan pihak keluarganya yang hadir saat itu.

Plt Kepala Rutan Takengon, Husni mengatakan pembebasan terhadap 11 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebelumnya tersandung kasus perusakan barang milik PLTA Peusangan, Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah.

"Mereka ditahan selama 45 hari berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Takengon sejak 10 Februari 2021 lalu," kata Husni kepada awak media, Sabtu 27 Maret 2021.

Dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Takengon, ke 11 wanita ini berinisial MJ, BS, RN, SN, SR, MM, YW, HD, MN, RB, dan SD.

Sebelumnya, para wanita ini diduga telah melakukan pengrusakan atau penghancuran barang milik PT.PLN (Persero) bertempat di Arul Kumer Barat, Silihnara pada 23 Oktober 2020. Bahkan, kasus tersebut telah dieksekusi oleh Jaksa.

Mereka yang bebas itu kata dia, telah menjalani masa pidana selama 1 bulan 15 hari dan menjalani beberapa pembinaan di Rutan Klas IIB Takengon.

"Semoga hal ini tidak lagi terulang, setelah dinyatakan bebas, warga harus bisa bersabar dan menahan diri untuk tidak berbuat mengarah ke melawan hukum," tutup Husni.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...