2 WNI Meninggal di Pesawat, Lion Air Mendarat Darurat di Kolombo

2 WNI Meninggal di Pesawat, Lion Air Mendarat Darurat di Kolombo
Lion Air Boeing 737-900ER, registrasi pesawat PK-LGM. FOTO/ Mathunis @thunisfly.

KBA.ONE, Kolombo - Pesawat Lion Air rute Bandara King Abdulzziz, Arab Saudi-Surabaya, Indonesia, terpaksa mendarat darurat di Bandaranaike International Airport (BIA), Kolombo, Sri Lanka pukul 2.45 waktu setempat, 13 Januari 2020, setelah 4 orang penumpangnya dilaporkan sakit.

Ketika petugas bandara memeriksa dua orang penumpang di antaranya, ternyata telah meninggal dunia, berkewargaan Indonesia seperti dilansir News 1st, sebuah media online di Sri Lanka. Penerbangan JT85 yang melakukan pendaratan darurat adalah pesawat Airbus A-330-900 milik Lion Airlines.

Penerbangan telah lepas landas dari Bandara Internasional King Abdulaziz di Arab Saudi pada pukul 5.30 sore waktu setempat dan memasuki wilayah udara Sri Lanka 5 setengah jam kemudian. Penerbangan ke Surabaya tertunda selama 6 jam selama proses evakuasi.

Menurut polisi setempat, salah satu penumpang yang meninggal adalah seorang pria 64 tahun, sedangkan yang lainnya adalah wanita 74 tahun. Keduanya merupakan WNI. Selain dua orang meninggal dunia, ada juga dua orang penumpang lainnya yang dilaporkan jatuh sakit dan dalam kondisi kritis.

Jasad dua penumpang yang meninggal dan seorang penumpang berusia 70 tahun yang menderita penyakit kemudian dikirim ke Rumah Sakit Negombo. Sementara seorang penumpang lain yang dalam kondisi kritis dipindahkan ke Rumah Sakit Penyakit Menular (IDH) di Kolombo.

Menurut pejabat di rumah sakit Negombo, bagian tubuh penumpang yang meninggal diserahkan ke National Medical Research Institute di Kolombo untuk penyelidikan. Penyebab kematian belum diidentifikasi.

Pejabat rumah sakit mengkonfirmasi bahwa penumpang lain yang menemani pria berusia 70 tahun ke IDH di Kolombo juga dirawat untuk observasi.Dua penumpang yang meninggal, serta dua penumpang yang dirawat di IDH, semuanya adalah warga negara Indonesia.

Laporan inspeksi medis darurat telah diumumkan untuk mengidentifikasi sifat penyakit.Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, belum merespons permintaan konfirmasi dari Tirto terkait insiden tersebut pada Selasa (14/1/2020).

Komentar

Loading...