26 Jenis Jamur Bisa Dimakan dan Tidak yang Wajib Diketahui

26 Jenis Jamur Bisa Dimakan dan Tidak yang Wajib Diketahui
Ilustrasi jamur. | Foto: Liputan6.com

KBA.ONE, Jakarta - Jenis jamur bisa dimakan memiliki ciri khas mudah ditemukan. Berbeda dengan jenis jamur tidak bisa dimakan yang mayoritas tumbuh di alam bebas dan sulit ditemukan. Jamur merupakan tumbuhan parasit yang bisa dikonsumsi, inilah mengapa jenis jamur bisa dimakan cocok dijadikan sumber protein yang baik selain telur, daging, keju, dan gandum.

Untuk bisa membedakan mana jenis jamur bisa dimakan dan tidak, Health Educator and Communicator KlikDokter.com, dr. Devia Irine Putri menjelaskan ciri jenis jamur yang tidak bisa dimakan. Jamur beracun biasanya memiliki karakteristik warna yang mencolok, berbau menyengat, memiliki cawan, dan akan berubah warna saat dimasak.

Bila sudah paham jenis jamur bisa dimakan dan tidak, mulai perhatikan jenis jamur yang tidak layak konsumsi. Jamur yang tidak layak konsumsi biasanya berlendir, berbau busuk, berkerut, menghitam atau berbintik hitam, dan biasanya sudah disimpan lebih dari dua minggu. Metode simpan jenis jamur bisa dimakan juga menentukan kelayakan konsumsinya.

Berikut Liputan6.com ulas jenis jamur bisa dimakan dan tidak dari berbagai sumber, Senin 7 Juni 2021.

Jenis Jamur Bisa Dimakan

1. Jamur Kancing

Jamur kancing atau Agaricus bisporus merupakan salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan dan sudah sangat biasa diolah di Indonesia. Jenis jamur bisa dimakan ini berbentuk bulat menyerupai kancing dan memiliki warna putih, krem, hingga coklat muda.

Jenis jamur bisa dimakan ini kerap digunakan sebagai pelengkap dalam pizza, omelette, dan kaserol karena rasanya yang menyerupai daging dan agak manis. Selain itu, salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan ini kaya akan vitamin dan potassium, pun juga rendah kalori sehingga cocok bagi orang yang sedang diet kalori.

2. Jamur Merang

Jamur merang atau olvariella volvacea adalah salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan. Jamur ini banyak dibudidayakan di Asia Tenggara dan Asia Timur. Memiliki bentuk bulat seperti telur dan berwarna coklat keabu-abuan. Jenis jamur bisa dimakan ini tumbuh baik pada merang dan jerami yang telah dibuat kompos.

Selain termasuk macam-macam jamur yang bisa dimakan, manfaat jamur ini pun cukup banyak. Mengandung banyak fosfor dan kalsium serta kandungan lemak yang rendah. Pengolahan jamur ini di Indonesia biasanya di masak sebagai pepes jamur, sup jamur, tumis jamur atau pun mie ayam jamur.

3. Jamur Kuping

Jenis jamur bisa dimakan ini mudah dikenali karena bentuknya yang menyerupai telinga manusia dan berwarna merah kecoklatan hingga hitam. Auricularia auricula atau jamur kuping ini memiliki tekstur seperti jelly.

Biasanya sebelum dikonsumsi, jenis jamur bisa dimakan ini dikeringkan dahulu, kemudian direndam dalam air sebentar. Manfaat yang dikandung jamur ini cukup banyak antara lain dapat mengurangi rasa sakit akibat luka bakar dan mengandung senyawa anti kanker.

Macam jamur satu ini, juga cocok untuk orang yang mengidap hipertensi karena jamur ini memiliki senyawa dengan sifat anti koagulan.

4. Jamur Landak

Jamur landak atau gigi manis merupakan salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan, masih berkerabat dekat dengan Chanterelle. Jamur ini memiliki bentuk yang tidak teratur, kadang tudungnya bergelombang dan atau datar kadang juga terbalik.

Jenis jamur bisa dimakan ini berwarna coklat tua dengan daging keputihan dan bercak oranye. Jamur ini bisa ditemukan di Asia, Eropa dan Amerika Utara. Jamur Landak memiliki tekstur renyah dengan rasa agak manis dan pedas.

5. Jamur Shimeji

Jamur Shimeji adalah salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan yang banyak ditemukan di Asia Barat maupun utara Eropa. Jamur ini dikonsumsi dengan cara dimasak dahulu karena saat mentah jamur ini memiliki rasa yang pahit. Jenis jamur bisa dimakan ini memiliki tekstur yang renyah dan rasanya agak pedas. Macam-macam jamur shimeji ini biasa dimasak tumis, sup maupun untuk campuran seafood.

6. Jamur Porcini

Jamur porcini atau Boletus edulis adalah jamur yang tersebar di utara Eropa, Asia, dan Amerika. Jamur porcini merupakan salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan, memiliki tudung besar berwarna kecoklatan.

Jenis jamur bisa dimakan ini biasa dimasak dengan pasta, sup, dan risotto. Jamur yang satu ini cukup sulit untuk dibudidayakan. Jenis jamur bisa dimakan porcini mengandung banyak antioksidan, serat, vitamin dan mineral.

7. Jamur Tudung Pengantin

Jamur tudung pengantin atau Phallus indusiatus adalah salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan. Memiliki bentuk unik menyerupai tirai yang memiliki banyak lubang seperti tudung.

Meskipun memiliki bau seperti bangkai, tetapi jenis jamur bisa dimakan ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit kardiovaskular dan dipercaya berkhasiat untuk mata. Jamur ini tumbuh tersebar di daerah tropis dan biasanya diolah menjadi sup.

8. Jamur Kancing Cremini

Jamur cremini atau biasa disebut dengan crimini yang pada dasarnya masih pada jenis jamur Agaricus bisporus. Bedanya dengan jamur kancing putih adalah jamur creminidi panen di usia yang lebih tua.

Pada tahap ini jenis jamur bisa dimakan seperti kancing sudah mulai menampakkan warna kecokelatan. Salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan ini punya rasa semakin kuat dan teksturnya semakin kencang jika dibandingkan dengan jamur kancing putih.

9. Jamur Tiram

Jamur tiram atau Pleurotus ostreatus adalah salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan. Memiliki tubuh buah berwarna putih dan bentuk tudungnya setengah lingkaran mirip cangkang tiram. Jenis jamur bisa dimakan ini bisa ditemukan di daerah hutan yang sejuk. Salah satu macam jamur ini memiliki protein yang tinggi, kaya vitamin dan mineral serta karbohidrat.

10. Jamur Morel

Jamur ini bisa ditemukan di sebagian besar wilayah Amerika Serikat dan biasanya tumbuh di pohon dengan kayu yang keras maupun area bekas terbakar. Salah satu macam-macam jamur yang bisa dimakan ini memiliki bentuk tudung seperti sarang lebah dan berwarna abu-abu kekuningan. Jenis jamur bisa dimakan morel ini terkenal mahal di dunia sehingga tidak dijual umum sebagai jajanan. Di Indonesia sendiri, jamur ini bisa ditemukan di Gunung Rinjani.

11. Jamur Enoki

Jamur enokitake atau enoki merupakan salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan dan telah banyak dibudidaya. Bentuknya menyerupai tauge dan berwarna putih.

Jenis jamur bisa dimakan ini biasa ada di masakan Korea, China dan Vietnam. Macam-macam jamur ini mengandung banyak serat dan protein serta vitamin.  Apabila ingin membudidayakannya sendiri di rumah, jamur ini membutuhkan lingkungan yang selalu sejuk.

Media yang digunakan bisa serbuk gergaji maupun bonggol jagung yang ditambah nutrisi. Pertumbuhan jamur ini di lingkungan yang lembab membutuhkan hingga 30 hari.

12. Jamur Chanterelle

Jamur Chanterelle atau Chanterelle emas adalah salah satu macam-macam jamur yang bisa dimakan. Memiliki warna kuning seperti emas. Bentuknya seperti corong dan memiliki tekstur yang kenyal.

Jenis jamur bisa dimakan ini memiliki rasa yang agak pedas namun tetap aman untuk dimakan dan memiliki bau seperti buah aprikot. Jamur ini banyak ditemukan di Eropa dam kandungan vitamin D, zat besi, vitamin B5, dan vitamin B3 yang tinggi.

13. Jamur Kancing Portobello

Jamur kancing adalah salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan. Jamur portobello atau jamur kancing yang ada di pasaran merupakan versi tertua dari spesies Agaricusbisporus.

Ukuran sudah semakin besar dan juga warna cokelatnya biasanya semakin menua. Jenis jamur bisa dimakan ini memiliki aroma paling kuat dibandingkan dua jenis sebelumnya, karena telah kehilangan sebagian kelembapannya.

14. Jamur Shitake

Jamur shitake atau Lentinula edodes merupakan salah satu jenis jamur bisa dimakan, paling sehat, dan paling lezat yang ada di dunia. Tekstur yang kenyal menyerupai daging membuat jamur ini cocok diolah menjadi berbagai macam hidangan.

Jamur shitake juga dikenal memiliki sifat antikarsinogenik dan antimikroba. Penelitian juga membuktikan bahwa jamur ini dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Hal inilah yang menjadikannya sebagai salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan.

Kandungan nutrisi yang terkandung dalam jamur shitake meliputi tembaga, vitamin B5, vitamin B2, mangan, seng, vitamin B6, dan vitamin B3. Jamur shitake kering dianggap memiliki rasa yang lebih kuat dan nutrisi yang juga lebih tinggi.

15. Jamur Pom-Pom

Jamur pom-pom atau jamur surai singa (Hericium Erinaceus) merupakan salah satu dari macam-macam jamur yang bisa dimakan dan memiliki bentuk yang unik.

Meskipun bentuknya tidak biasa, tapi jamur ini masuk ke dalam daftar macam-macam jamur yang bisa dimakan. Studi sel menunjukkan bahwa jenis jamur bisa dimakan ini memiliki efek antiinflamasi, dapat melindungi saluran pencernaan, dapat melindungi sistem kardiovaskular, dan dapat menghambat metastasis kanker.

Jamur pom-pom memiliki tekstur kenyal seperti daging dan rasanya juga lezat. Selain diolah sebagai makanan, jamur ini juga tersedia dalam bentuk ekstrak yang umumnya tersedia dalam bentuk tablet.

16. Jamur White Truffle

Macam-macam jamur yang bisa dimakan berikutnya adalah jamur white truffle yang merupakan salah satu jamur termahal yang ada di dunia. Jenis jamur bisa dimakan ini memiliki harga rata-rata mencapai 6 ribu euro per kg atau setara dengan Rp 102 juta.

Jenis Jamur Tidak Bisa Dimakan

Health Educator and Communicator KlikDokter.com, dr. Devia Irine Putri menjelaskan jenis jamur yang tidak bisa dimakan mayoritas tumbuh liar di alam bebas dan kecil kemungkinan bisa ditemukan di supermarket. Jenis jamur tidak bisa dimakan memiliki karakteristik warna yang mencolok, berbau menyengat, memiliki cawan, dan akan berubah warna saat dimasak.

Menurut dr. Devina, berikut ini beberapa jenis jamur tidak bisa dimakan yang perlu diperhatikan:

1. Magic mushroom.

2. Jamur pasarol.

3. Death cap (Amanita phalloides).

4. Conocybe filaris.

5. False morels (Gyromitra esculenta dan Gyromitra infula).

6. Autumn skullcap (Galerina marginata).

Selain jenis jamur tidak bisa dimakan tersebut, sebenarnya masih ada jenis jamur beracun lain yang wajib dicatat baik-baik. Berikut jenis jamur tidak bisa dimakan lain dan penjelasannya:

1. Jamur Sayap Malaikat (Pleurocybella porrigens)

Sekilas, jenis jamur tidak bisa dimakan ini tampak seperti jamur tiram yang bisa dikonsumsi. Warnanya putih bersih, lebar dan menyerupai sayap malaikat sebagaimana Namanya dalam Bahasa Inggris, Angel Wing. Jamur sayap malaikat mulanya pernah dikonsumsi selama beberapa tahun, namun hal itu berubah pada tahun 2004 ketika sekitar 60 orang di Jepang keracunan setelah memakannya.

2. Conocybe Filaris

Jamur ini umumnya ditemukan di daerah Pasifik Barat Laut AS. Berwarna kecoklatan dan tampak seperti jamur yang mudah ditemukan di mana pun. Keracunan tak disengaja dengan jamur ini adalah dugaan penampilan yang mirip dengan jamur Psilocybes, juga dikenal sebagai jamur ajaib. Jenis jamur tidak bisa dimakan ini diketahui mengandung sangatoxin yang mematikan yang jika dicerna dapat menyebabkan kerusakan hati yang tidak dapat diperbaiki.

3. Destroying Angel

Destroying Angel adalah spesies jamur putih beracun dalam genus Amanita. Nama ilmiahnya adalah Amanita bisporigera. Spesies jenis jamur tidak bisa dimakan ini mendiami bagian timur dan barat Amerika Utara dan Eropa. Spesies jenis jamur tidak bisa dimakan ini umumnya tumbuh di dekat tepi hutan dan dapat ditemukan di halaman berumput dekat pohon dan semak.

4. Autumn Skullcap (Galerina marginata)

Autumn Skullcap tumbuh di kayu mati dan ditemukan di seluruh dunia; sejauh utara ke Kutub Utara dan sejauh selatan ke Australia. Seperti macam-macam jamur beracun lainnya, jenis jamur tidak bisa dimakan ini terlihat mirip dengan spesies lain yang dapat dimakan, yaitu Pholiota mutabilis (Kuehneromyces mutabilis) menghasilkan tubuh buah penampilannya mirip dengan Autumn Skullcap dan juga tumbuh di kayu, tetapi dapat dibedakan dari Autumn Skullcap dengan batangnya yang bersisik hingga ke tingkat cincin.

5. Death Cap (Amanita phalloides)

Deathcap adalah tanaman asli Eropa yang ditemukan di hutan, biasanya tumbuh di bawah pohon ek. Jamu ini mirip dengan beberapa jamur yang dapat dimakan, terutama jamur jerami padi yang dimakan di seluruh Asia. Karena hal tersebut, jenis jamur tidak bisa dimakan ini kerap tak sengaja dikonsumsi oleh imigran dari negara Asia. Agen toksik utama adalah Î-amanitin (amatoxin). Seperti disebutkan ini menyebabkan kerusakan permanen pada hati dan ginjal.

6. Fly Agaric (Amanita muscaria)

Fly agaric adalah jenis jamur tidak bisa dimakan payung ikonik yang biasa ada di dongeng anak-anak. Jamur ini mudah dikenali karena topi merah cerah dan bintik-bintik putih. Meskipun bisa jadi anak-anak yang tidak diperhatikan akan memakannya, kurang jelas mengapa anjing (dan kadang-kadang kucing) tampaknya menyukai mereka. Sayangnya Fly Agaric bahkan lebih beracun bagi hewan-hewan ini dan selalu mematikan.

7. Deadly Webcap (Cortinarius rubellus)

Jenis jamur tidak bisa dimakan lainnya dengan nama yang mematikan adalah Deadly Wecap. Webcap adalah jamur yang tampak tidak berbahaya, mirip dengan banyak spesies yang dapat dimakan. Namun sebenarnya jamur tersebut sangat beracun dan memakannya mungkin akan membunuh Anda.

Komentar

Loading...