36 Orang Disabilitas Ukur Kaki Palsu di Banda Aceh

36 Orang Disabilitas Ukur Kaki Palsu di Banda Aceh
Sebanyak 36 orang disabilitas di Banda Aceh saat melakukan pengukuran kaki palsu di BFLF Banda Aceh. | Foto: KBA.ONE, Ayu

KBA.ONE, Banda Aceh - Sebanyak 36 orang disabilitas melakukan pengukuran kaki palsu di kantor Blood For Life Fondation (BFLF) Indonesia, di Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu 24 Maret 2021.

Awalnya, program kaki palsu yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu ini terdaftar sebanyak 200 pemohon. Namun tak terealisasi, karena dibatasi.

"Alhamdulillah kuota yang baru bisa diberi GNB 36 pemohon, seperti pelajar, kepala rumah tangga, anak berprestasi, dan ibu rumah tangga yang produktif," kata Ketua Umum BFLF, Michael Octaviano Chaniago.

Ia mengatakan hasil pengukuran tersebut akan diberangkatkan ke Surabaya untuk dicetak kaki palsu. "Insya Allah sekitar sebulan paling telat, kita akan bagikan dan melaksanakan pemasangan kaki tersebut," tambah Michael.

Motivasi Michael membuat program kaki palsu berawal dari kegiatan yang diikuti di GNB, pada 28 Januari 2021, dan suara masyarakat yang mau berjalan normal kembali.

"Kalau mereka kehabisan beras bisa beli, namun kalau kaki palsu kemana yang harus dibeli, siapa yang cetak siapa yang pasang," ungkapnya.

Ia juga berharap yang belum terakomodir dapat dipenuhi oleh pemerintah, baik itu pemerintah kabupaten/kota untuk kuota yang lebih besar.

Sementara, Eka Sri Wahyuni, salah seorang ibu rumah tangga yang kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan pada 2007, merasa terbantu dengan adanya program tersebut.

"Saya sangat merasa terbantu, sebelumnya saya sudah memiliki kaki palsu dari GNB tapi sudah rusak," kata Eka.*** | AYU, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...