5 Paguyuban Mahasiswa Bentuk Aliansi Mahasiswa Krueng Woyla

5 Paguyuban Mahasiswa Bentuk Aliansi Mahasiswa Krueng Woyla
Rapat pembentukan ASA Krueng Woyla. | Foto: Ist.

KBA.ONE, Aceh Barat- Menyikapi dinamika beroperasi usaha tambang di Woyla, perwakilan mahasiswa dari 5 Paguyuban mahasiswa Kecamatan Sibak Krueng Woyla , Aceh Barat, sepakat membentuk aliansi mahasiswa Krueng Woyla (ASA Krueng Woyla), Sabtu 21 November 2020..

Ke lima paguyuban mahasiswa itu terdiri dari Ipelmasla, Ipermawar, Forgemal, Ipelmas & IPKW mengggelar rapat membahas dampak kerusakan ekosistem sungai Woyla akibat adanya kegiatan penambangan dilakukan oleh perusahaan tambang emas di hulu sungai Woyla.

Strukur kepengurusan ASA Krueng Woyla  terdiri dari Ketua Farhani, Maulidin sebagai Koordinator Regulasi dan Strategi, Agung sebagai Koordinator Aksi dan Advokasi, Musran dan Eli Saputra sebagai Dewan Pengarah dan Teuku Irvani sebagai Juru Bicara.

Aliansi ini terbentuk atas dasar kesepakatan bersama dari paguyuban-paguyuban sibak Krueng Woyla. Tujuannya adalah untuk menuntut Kejelasan Investasi Perusahaan Tambang Emas PT. Megallanic Garuda Kencana yang memiliki WIUP di tiga kecamatan yaitu Sungai Mas, Woytim dan Woyla seluas 3250 Ha.

"Dampak lingkungannya akan dirasakan oleh 5 kecamatan yang dialiri sungai Woyla (Sungai Mas, Woyla Timur, Woyla Barat, Woyla dan Arongan). Jadi, perusahaan harus jelas perizinan dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Teuku Irvani Jubir ASA Krueng Woyla.

ASA Krueng Woyla dalam rilisnya juga menyampaikan setiap investasi itu harus dapat membawa dampak positif bagi masyarakat terutama sektor perekonomian.

“Memperjelas Investasi atau angkat kaki," tambah Musran, dewan Pengarah ASA Krueng Woyla.***

Komentar

Loading...