Aceh Bakal Dapat Sumber Migas Baru

Aceh Bakal Dapat Sumber Migas Baru
Kepala Divisi Eksplorasi dan Eksploitasi, Ibnu Hafizh. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Aceh berpeluang mendapat sumber baru Migas dari Blok Singkil dan Blok Meulaboh, Aceh Barat.

Peluang migas baru ini diperoleh dari joint study survey antara perusahaan migas asal Singapora, Conrad Petrolium dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran dan Trisakti.

Hasil Joint Studi blok Singkil dan blok Meulaboh sangat menggembirakan, ujar Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) melalui Kepala Divisi Eksplorasi dan Eksploitasi, Ibnu Hafizh, kepada KBA.ONE, Senin 29 Juni 2020.

Menurut Ibnu Hafizh, informasi ini muncul ketika presentasi hasil studi yang dilakukan oleh Frointier Point, Ltd dan Conrad Prtrolium perusahaan migas asal Singapura.

Total Potensi di blok Singkil dengan asumsi P50 sebesar 296 BCF Gas, sedangkan blok Meulaboh Potensi Minyak Bumi dengan asumsi P50 sebesar 192 MMBO dan potensi Gas dengan asumsi yang sama sebesar 1099 BCF di blok Meulaboh yang di handle oleh Frontier Point Ltd

Berdasarkan hasil studi bersama itu, terdapat potensial hidrokarbon pada wilayah kerja offshore south west Aceh (blok singkil) seluas 8200 km2 dan offshore north west Aceh (blok meulaboh) seluas 9200 km2, dengan resiko geologi rata - rata moderate - high risk khususnya di keberadaan source rock.

Kemudian lanjut Hafizh, Frontier point Ltd dan Conrad petroleum Ltd berminat melanjutkan hasil studi bersama ke penawaran langsung untuk melakukan eksplorasi.

Sementara itu, Frontier point Ltd dan Conrad Petroleum Ltd segera menyampaikan hasil studi dan keputusan atas tindak lanjut joint studi kepada direktur jenderal migas paling lambat 14 hari kerja sejak tanggal presentasi yang dilakukan pada tanggal 26 Juni 2020 lalu.

"Pelaksanaan studi bersama dinyatakan telah selesai apabila telah menyampaikan dokumen studi bersama kepada dirjen Migas di Jakarta," kata Ibnu Hafizh.

Komentar

Loading...