Aceh Tengah Zero Kasus Covid-19, Arwin Mega Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes

Aceh Tengah Zero Kasus Covid-19, Arwin Mega Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes
Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Garfik Covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah mulai melandai, beberapa waktu ke belakang tidak ditemukan kasus baru di Kabupaten berhawa sejuk itu. Bahkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru setempat dinyatakan nihil merawat pasien Corona.

Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega, menyebut meski dinyatakan Zero Covid-19, warga diminta tidak terlena. Geliat sosial masyarakat diimbau tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

Kabupaten Aceh Tengah saat ini berada di zona kuning penyebaran Covid-19, kegiatan-kegiatan sosial mulai diberi kelonggaran dengan catatan harus menerapkan prokes, panitia kegiatan dan tamu undangan telah disuntik Vaksin.

“Sekarang sudah diperbolehkan untuk ngumpul ngumpul tapi catatannya harus sudah divaksin. Berikutnya tetap prokes, jangan lepas masker itu yang utama,”kata Arwin Mega kepada awak media, Rabu 24 November 2021 di ruang kerjanya.

Menurut Arwin Mega, tidak menutup kemungkinan ada gelombang ketiga penyebaran Covid-19 yang harus kita waspadai. Seperti saat ini tengah dihadapi di beberapa negara di dunia, untuk itu masyarakat diminta ikut mengendalikan penyebaran virus Corona tersebut.

"Virus ini tidak terlihat dan juga tidak terdeteksi dengan alat-alat yang langsung. Virus ini baru diketahui ketika kita punya gejala dan masuk rumah sakit setelah dilakukan swab PCR," katanya.

Dia menuturkan, melandainya kasus Covid-19 di Aceh Tengah saat ini cukup berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Tentu saja ini akan memberikan dampak yang positif bagi perekonomian. Kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk berpartisipasi mulai di terapkan untuk stabilisasi perekonomian saat ini," ujarnya.

Ia berharap kondisi pandemi ini segera pulih, sehingga pembatasan-pembatasan sosial mulai dicabut oleh pemerintah sehingga tidak ada lagi kecurigaan antar sesama, begitupun dengan kondisi perekonomian kembali pulih seperti semula.

Untuk menuju capaian itu kata Aarwin Mega, masyarakat harus mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Diketahui, saat ini percepatan vaksinasi di wilayah Aceh Tengah terus gencar dilakukan dengan mendekatkan sentra vaksinasi ke lingkungan masyarakat, untuk menumbuhkan imunitas kekebalan di lingkungan warga.

Bahkan, tidak hanya tersedia di puskesmas-puskesmas, saat ini beberpa gerai vaksin turut disiapkan oleh pihak TNI/Polri. Bahkan mereka siap memfasilitasi warga warga yang hendak di vaksin di kampung masing-masing atau di kecamatan-kecamatan.

"Gerak cepat ini patut kita apresiasi  bahkan ada hadiah umroh dalam program percepatan vaksinasi ini, ini terobosan yang luar biasa," kata Arwin Mega memberi apresiasi.

"Kita semua berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan paket umrah gratis dengan melakukan vaksinasi di gerai vaksin Covid-19 yang ada di Aceh Tengah," tambahnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, sehingga dapat mencapai herd immunity (kekebalan kelompok).

"Herd imunity adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular," ujarnya.

Ia berharap dengan terus melakukan vaksinasi,akan mempercepat mencapai tujuan. "Kita yakin kerja sama semua pihak dengan saling gotong royong upaya ini akan terwujud,” harapnya.

Pun demikian katanya, meski telah disuntik vaksin, protokol kesehatan harus terus dilakukan dengan cara tetap mengenakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan sering mencuci tangan serta mengurangi mobilitas.

"Meski sudah vaksin, prokes tetap, hanya ini cara ampuh memutus mata rantai penyebaran wabah yang tak kasat mata ini," tutup Arwin Mega berharap wabah ini segera berlalu.

Anara

Komentar

Loading...