Ada Lomba Buat Kolak di Polres Aceh Jaya

Ada Lomba Buat Kolak di Polres Aceh Jaya
Lomba buat kolak | KBA.ONE/Khadafi

Pada tahun lalu, ujar Ernani, juga pernah dilaksanakan, para kaum bapak, membuat nasi goreng.

KBA.ONE, Calang - Menyambut hari ibu ke-89 yang jatuh pada tanggal 22 Desember, seluruh organisasi perempuan di Aceh Jaya, melaksanakan berbagai kegiatan. Pantauan media di lokasi, Senin (18/12), bertempat di halaman belakang Polres Aceh Jaya, seluruh bapak-bapak yang terdiri dari TNI/POLRI, Kepala SKPK, Forkopimda, turut serta memeriahkan acara memasak.

Ernani Wijaya, istri Bupati, selaku panitia menuturkan, ada beberapa kegiatan acara yang dilaksanakan dalam menyambut hari ibu ini, seperti lomba voli, batminton, tarik tambang, menyulam tatakan gelas, menyanyi, menciptakan kreasi video tentang ibu, dan lomba memasak bagi para bapak. "Lomba masak yang dilakukan para bapak mempunyai keunikan tersendiri di dalam acara ini."

Pada tahun lalu, ujar Ernani, juga pernah dilaksanakan, para kaum bapak, membuat nasi goreng. Untuk tahun ini, si bapak membuat kolak, sebut dia.

Sisi penilaian lomba yang dilakukan dewan juri, kata dia, untuk melihat kemampuan kaum Adam dalam memasak. Di lomba ini para dewan juri menilai rasa serta tekstur. Apakah santannya pecah, atau cair, penampilan isi di dalamnya dan saat penyajian.

"Kegiatan yang dilaksanakan ini atas prakarsa kami panitia hari ibu, yang terdiri dari seluruh organisasi wanita di Kabupaten Aceh Jaya, baik TNI/Polri, Skpk, Asn, Kejaksaan dan lain-lainnya. Lomba memasak ini, turut melibatkan seluruh bapak-bapak dari TNI/Polri, Kepala Skpk, Forkopimda."

Selain itu, kata Ernani, menyambut hari ibu tanggal 22 Desember 2017, ia mengaku turut memprakarsai sebuah ide dalam pembuatan lomba video tentang ibu, yang berlangsung Selasa (19/12), di Pendopo Bupati. "Ada pembuatan lomba video tentang ibu, supaya di moment hari ibu nanti dapat lebih dekat dengan ibunya."

"Yang jauh dapat pulang membuat momen foto dan video tentang ibunya masing-masing. Hasil lomba tersebut akan kita nilai, dan mendapatkan tropy juga hadiah," pungkas Ernani.

Ernani menyampaikan di balik kegiatan yang dilakukan ini, juga ada pesan moral kepada kaum bapak. "Hanya 30 menit saja membuat kolak, baju bapak-bapak sudah basah oleh keringat. Marilah sama-sama kita saling tolong dalam berumah tangga. Memang kami tahu, bapak-bapak susah dalam mencari nafkah, tetapi pekerjaan ibu juga sama susahnya, sama beratnya," sebut dia.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, keterbukaan pemikiran bapak agar lebih terbuka. "Beginilah susahnya menjadi seorang ibu, bukan hanya istri saja, tetapi ibu-ibu kita dahulunya dalam membesarkan dan mengurus kita."

Khadafi

Komentar

Loading...