DAURAH ALQURAN DI MASJID OMAN

Agar Anak Hafal Alquran Sejak Dini

Agar Anak Hafal Alquran Sejak Dini
Daurah Alquran tingkat anak-anak di Masjid Oman. | Foto: Biyan Nyak Jeumpa.

Shafira mengaku terinspirasi dengan anak-anak penghafal Alquran yang dilihatnya dalam program televisi swasta.

KBA.ONE, Banda Aceh – Shafira sengaja mengambil salah satu sudut masjid yang luas ini. Dengan sebuah Alquran ukuran kecil di tangan, mulutnya tampak berkomat kamit. Shafira, 11 tahun, sedang mencoba melanjutkan hafalan Alqurannya.

Hari itu Ia sengaja tak duduk dalam kelompok agar bisa lebih konsentrasi, untuk kemudian menyetorkan hafalan kepada ustadzah yang sudah menanti.

“Baru juz satu hafalnya, belum penuh, sekarang terus belajar, agar bisa menjadi hafidzah,” ujar Shafira sambil tersenyum.

Shafira mengaku terinspirasi dengan anak-anak penghafal Alquran yang dilihatnya dalam program televisi swasta. “Senang saya melihat mereka, dan saya ingin seperti mereka bisa menghafal Alquran 30 juz dan pasti bisa membanggakan orangtua,” ujarnya.

Shafira tak sendiri. Di Masjid Al-Makmur Lamprit alias Masjid Oman, Banda Aceh, ini ada sekitar 288 orang anak hingga dewasa memenuhi ruang masjid dengan Alquran masing-masing di tangan. Mereka terlihat asyik masyuk membaca dan kemudian menghafalkan ayat demi ayat yang ada di dalam Alquran.

Mardani, Remaja Masjid Al-Makmur yang juga Ketua Panitia Daurah Alquran, mengatakan, ini adalah program menghafal Alquran yang pertama dilakukan di Masjid Al-Makmur di Ramadan tahun ini.

Mardani mengaku antusias warga terutama anak-anak sangat besar untuk mengikuti kegiatan ramadan tahun ini. “Kami membatasi peserta yang ikut karena keterbatasan lokasi dan pengajarnya," kata Mardani kepada KBA ONE, Senin 21 Mei 2018.

Dia menjelaskan dari 500-an peserta yang mendafatar, hanya 288 orang yang diterima terdiri dari anak-anak hingga dewasa. "Senang sekali melihat antusias warga yang cukup tinggi untuk bisa menghafal Alquran,” jelas Mardani.

Di ruang dengan luas kurang lebih 400 meter persegi ini setiap ustad menggembleng 8 peserta Daurah. Para peserta diwajibkan menghafal lima belas baris ayat Alquran setiap harinya. “Kalau memang peserta yang bersangkutan sudah pernah menghafal, ya, saat ini tinggal melanjutkan saja dan membenarkan semua makhrat bacaannya,” ujar Mardani.

Daurah Alquran adalah kegiatan menghafal Alquran. Selama bulan ramadan tahun 1439 H, Remaja Masjid Al-Makmur menggelar kegiatan Daurah Alquran selama 20 hari. Kegiatan ini diharapkan bisa terus meningkatkan kecintaan masyarakat terutama generasi muda terhadap Alquran.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat membuka Daurah Alquran Ramadan 1439 H mengapresiasi pihak panitia yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan yang disebutnya sangat bermanfaat tersebut.

Apalagi, kata Aminullah, kegiatan ini dilaksanakan dalam bulan suci Ramadan, bulan diturunkannya Alquran oleh Allah SWT.

Menurutnya, warga Banda Aceh semakin mencintai Alquran. Hal tersebut dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari dimana masyarakat begitu antusias untuk belajar Alquran. “Baik itu belajar membaca, menghafal, belajar tafsir, maupun belajar seni membaca Alquran dengan suara yang indah,” sebut Wali Kota.

Pemerintah Kota Banda Aceh, sebut Aminullah Usman, juga mempunyai komitmen tinggi dan sangat mendukung semua kegiatan yang mengandung nilai-nilai syiar Islami. "Syiar Islam begitu penting dalam pelaksanaan Syariat Islam di Banda Aceh," tutup Aminullah. | Biyan Nyak Jeumpa, Kontributor Banda Aceh.

Komentar

Loading...