Ahli Waris Penyuluh Pertanian Terima Santunan Jaminan Kematian

Ahli Waris Penyuluh Pertanian Terima Santunan Jaminan Kematian
Penerimaan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Pidie Sigli menyerahkan santunan Jaminan Kematian almarhum Muhammad Husni dan almarhum Jakfar petugas penyuluh pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie yang meninggal akibat sakit.

Penyerahan santunan tersebut dilakukan pada saat Apel pagi di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupate Pidie bersama Plt. Kadis Dinas Pertanian dan Pangan Bapak Ir. Sofyan Ahmad pada Selasa, 10 September 2019.

Para ahli waris yaitu Siti Aisyah dan Nuraina menerima santunan Jaminan Kematian masing-masing sebesar 24 juta rupiah dengan rincian mamfaat (santunan sekaligus sebesar 16,2 juta rupiah, santunan berkala sebesar 4,8 juta rupiah dan biaya pemakaman sebesar 3 juta rupiah).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Pidie Sigli, Syarifah Wan Fatimah menyampaikan sebanyak 104 orang penyuluh pertanian Kabupaten Pidie telah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para penyuluh tersebut terdaftar kedalam 2 program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Santunan sebesar 24 juta dibayarkan karena peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja, kami berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban ahli waris dan dimamfaatkan sebagai modal usaha," ujar Syarifah.

Ia juga menambahkan jika ada peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, peserta akan mendapatkan santunan sebesar 48 kali dari upah yang dilaporkan, dan untuk peserta yang mengalami kecelakaan kerja akan dibiayai pengobatannya sampai sembuh tanpa ada batasan biaya sesuai dengan indikasi medis.

“Cukup dengan iuran sebesar 16.800 rupiah per bulan peserta sudah terlindungi oleh program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan, selain kedua program tersebut ada program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Penisun (JP) berupa dana simpanan mamfaatnya dapat dirasakan oleh peserta ketia sudah pensiun/berhenti bekerja. Tidak hanya pekerja formal, pekerja informal seperti pedagang, petani, dan nelayan pun dapat ikut serta kedalam program BPJS Ketenagakerjaan," tutup Syarifah.

Komentar

Loading...