Akses Jalan Menuju Sejumlah Lokasi Wisata Buruk, Disparpora Agara Terkesan Tutup Mata

Akses Jalan Menuju Sejumlah Lokasi Wisata Buruk, Disparpora Agara Terkesan Tutup Mata
Kondisi jalan menuju salah satu objek wisata di Aceh Tenggara. | Foto: KBA.ONE, Bulkainisah

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Kondisi jalan menuju sejumlah lokasi objek wisata di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) buruk, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Agara terkesan tutup mata dan mengabaikan.

Sejumlah objek wisata di Agara menjadi tujuan wisata bagi warga lokal dan luar daerah, untuk berekreasi menikmati hari hari libur. Namun akibat kerusakan jalan ke lokasi di beberapa objek wisata,  hingga mengurungkan niat mereka kendati fasilitas dan sarana di lokasi wisata itu dengan kondisi yang baik.

Saat ini diketahui, dinas terkait tengah melakukan sejumlah pembangunan sarana dan prasarana penunjang obyek wisata, diantaranya objek wisata Pante Goyang, Lawe Ger-Ger, kolam renang Pante Timur, dan  obyek wisata Lawe sikap. Namun kondisi jalan akses menuju ke sejumlah lokasi itu sangat parah, seharusnya perbaikan akses jalan menuju objek wisata menjadi prioritas utama sebagai sarana pendongkrak minat, serta memudahkan pengunjung untuk mengakses lokasi wisata.

Salah seorang warga Agara, Riki, 34 tahun,  mengaku prihatin melihat rendahnya respon pihak Disparpora Agara dan pihak terkait lainnya, sehingga kondisi jalan ini terkesan diabaikan.

"Seingat saya, hampir delapan tahun lebih jalan ke objek wisata Lawe Gerger Kecamatan Ketambe ini rusak dan berlubang tanpa perhatian pihak terkait, padahal jika dikerjakan pun hanya beberapa puluh meter saja yang perlu ditimbun dan di aspal, itu pun tak dikerjakan," kata Riki kepada KBA.ONE, Senin 9 Agustus 2021.

Dikatakan,kondisi tersebut diperparah lagi dengan rusaknya akses jalan keluar dan masuk menuju objek wisata Pante Goyang yang hampir tujuh tahun tak terawat, selain badan jalan yang semakin mengecil di sepanjang ratusan meter mulai dari simpang jembatan Mamas-Lawe Kelang, hingga ke lokasi wisata  sejumlah titik kondisi yang berlubang, dan bahkan aspal yang dibangun beberapa tahun lalu nyaris hilang.

Padahal kata warga lainnya, objek wisata Pante Goyang dan Lawe Gerger tersebut, termasuk lokasi tujuan wisata primadona bagi warga Agara, maupun warga dari luar yang hendak berlibur dan menikmati pemandian alam sungai yang mengalir dari kaki gunung Leuser pada saaat akhir pekan dan hari libur lainnya.

Diketahui saat ini, pihak Disparpora Agara juga tengah membangun pondok wisata Lawe Ger-ger dengan biaya proyek mencapai miliaran rupiah. Namun, pihak terkait seolah-olah tak berusaha memperbaiki jalan masuk menuju objek wisata tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agara, Zulkifli, melalui PPK pembangunan Fasilitas di Objek Wisata Lawe Ger-ger, Indra Wahyudi, membenarkan pihak Disparpora Agara tengah membangun fasilitas objek wisata di Lawe Ger-ger yang dikerjakan rekanan CV. Maju Bersama, demikian juga di objek Wisata Lawe Sikap.

Menanggapi buruknya akses jalan masuk ke beberapa objek wisata di Aceh Tenggara, Indra mengaku dan menyampaikan usulan rehab jalan ke lokasi Wisata Pante Goyang kecamatan Darul Hasanah telah diusulkan pada pihak Pemkab, “sedangkan rehab jalan masuk ke objek wisata Lawe Ger-ger yang berpuluh tahun telah mengalami kerusakan, tahun ini juga akan direncanakan diperbaiki,” sebut Indra kepada KBA.ONE, Senin 9 Agustus 2021.

Anara

Komentar

Loading...