Aktivasi Migrasi ke BSI, Jaringan BRI Syariah Alami Gangguan

Aktivasi Migrasi ke BSI, Jaringan BRI Syariah Alami Gangguan
Pimpinan Bank BRI Syariah Cabang Takengon, Moh Arif Rahman. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon – Akhir-akhir ini nasabah BRI Syariah komplain atas gangguan yang tengah dialami, bahkan kekecewaan itu dilayangkan di Media Sosial (Medsos). 

Ruwetnya jaringan membuat nasabah kesal, kejadian itu berlangsung sejak dua hari terakhir. Ganngguan tarik tunai di ATM tidak hanya terjadi di kantor induk BRI Syariah, namun diseluruh ATM yang ada di kabupaten berhawa sejuk itu.

Pimpinan Bank BRI Syariah Cabang Takengon, Moh Arif Rahman, membenarkan informasi adanya gangguan yang terjadi di ATM Bank BRI Syariah. Menurutnya, kondisi maintenance (pemeliharaan) akibat proses migrasi ke Bank Syariah Indonesia.

Saat ini, katanya, Bank BRI Sayariah tengah dalam proses persiapan konversi ke BSI, sistem yang masih BRI Syariah akan dirubah ke BSI. Dalam konversi itu dibutuhkan perlakuan maintenance jaringan.

"Sebenarnya jaringan masih bisa, tapi kadang bisa, kadang maintanance. Ketika lagi maintanence, tapi karyawan kita tetap standby terus, coba-coba terus. Kadang lima menit, sepuluh menit, sudah kembali normal, namun kami tetap melayani masyarakat,” kata Arif kepada KBA.ONE, Selasa 04 Mei 2021 diruang kerjanya.

Atas kondisi saat ini, pihaknya telah berupaya dengan pihak Informasi Teknologi (IT) pusat untuk sesegera mungkin menormalkan kembali jaringan ATM.

“Sedang ada evaluasi pembenahan IT. Semoga ini puncaknya, berikutnya bisa lebih baik, kendala kita saat ini lebih ke ATM. Kenapa di cabang banyak, jika eror tiga masih ada dua yang bisa digunakan, ini tujuan kita,” jelas pria asal Surabaya yang baru bertugas di Aceh Tengah ini.

Untuk jaringan ATM, kata dia, saat ini masih kerja sama dengan pihak vendoor, mereka mengecek secara fisik. Jika teknis mengalami gangguan diperbaiki pihak vendoor, jika jaringan proses maintanence mengetahui hanya pihak (IT) kantor pusat.

“Atas kondisi saat ini, kita sudah report ke regional area di Aceh, mereka juga sudah mereport ke IT pusat. Namun alasanya sedang dalam tahap maintanance ke BSI,” kata Arif sembari menyebut, pada 1 Juni 2021 mendatang seluruh masyarakat Aceh akan transaksi lewat BSI.

“Tanggal satu Juni mendatang seluruh Aceh akan transaksi lewat BSI. Nasabah tidak lagi menggunakan BRI Syariah, namun sudah lewat BSI, nanti rekening BRI Syariah akan diganti juga ke BSI, transaksi dengan BSI akan lebih aman,” tambahnya.

Meski jaringan tengah dalam kondisi perbaikan, pihak BRI Syariah tetap melayani baik itu offline dan online. Bahkan manajeman BRI Syariah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nasabah dalam kondisi saat ini.

“Kami mohon maaf sebesar besarnya, jika nasabah ada keluhan, ada faktor kerugian finansial bisa sampaikan ke kami. Selanjutnya akan kami carikan solusinya,” tutup Moh Arif Rahman, berharap maintenance itu segera pulih.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...