Aliansi Buruh Aceh Tolak UU Cipta Kerja

Aliansi Buruh Aceh Tolak UU Cipta Kerja
Aksi penolakan UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRA, Banda Aceh, Senij 12 April 2021. | Foto: KBA.ONE, Ayu

KBA.ONE, Banda Aceh - Menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, Aliansi Buruh Aceh (ABA) melakukan aksi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakya Aceh (DPRA), Banda Aceh 12 April 2021.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW-FSPMI) Aceh, Habibi Inseun, mengatakan serikat buruh di Indonesia menolak UU Cipta Kerja. 

"Kita meminta mahkamah konstitusi mencabut UU cipta kerja khususnya pasal tenaga kerja", kata Habibi.

Ia juga mengatakan agar pemerintah Aceh mengawal pelaksanaa THR dan tidak dibayar dicicil.

Ia menyampaikan sampai hari ini ada berbagai sektor pekerja buruh sudah tiga tahun tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Selain itu, pihaknya menuntut pemerintah Aceh agar mengusut dugaan korupsi yang dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) atau BPJS Ketenagakerjaan.  Menurutnya, kasus ini merugikan para buruh.

"Jangan sampai buruh dirugikan, karena seluruh biaya yang dikelola sektoral BPJS Ketenagakerjaan merupakan iuran pekerja buruh," imbuhnya.

Di sisi lain, ia meminta hak buruh terpenuhi, agar pekerja sejahtera yang merupakan indikator menghapus kemiskinan tercapai. "Jangan sampai yang bekerja tetap miskin," tutupnya.*** | AYU, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...