Antrean Panjang Layanan PCR dan Swab Gratis di Labkesda Aceh

Antrean Panjang Layanan PCR dan Swab Gratis di Labkesda Aceh
Antrean panjang layanan PCR dan swab gratis di Labkesda Aceh. | Foto: KBA.ONE, Fitri

KBA.ONE, Banda Aceh - Laboraturium Kesehatan Daerah (Lebkesda) Provinsi Aceh di Jalan Tgk. Daud Beureueh, selama tiga hari ini ramai dikunjungi warga untuk melakukan swab antigen dan PCR sejak pukul 7.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB, sehingga menimbulkan antrean panjang.

Meningkatnya animo masyarakat melakukan swab antigen maupun Polymerase Chain Reaction (PCR) khususnya di Banda Aceh terjadi sejak Aceh menjadi salah satu daerah berstatus zona merah dan PPKM Level 4. Sehingga, untuk melakukan perjalanan ke luar Aceh maupun masuk ke pesantren, warga  wajib menyertakan surat hasil swab yang menyatakan nonreaktif.

Seperti yang dilakukan salah satu warga Banda Aceh ini, Azhari, 60 tahun, ini. Sejak pagi, ia dan putrinya rela mengantre untuk mendapatkan pelayanan PCR di Labkesda, agar bisa mengantar putrinya kembali masuk pesantren di Semarang.

“Kami melakukan PCR hari ini untuk syarat penerbangan, karena mau antar anak kembali ke pesantren di Semarang, dan di sini gratis PCR nya, kalau tempat lain banyar Rp1 juta untuk sekali PCR, kalau ada dua orang ya Rp2 juta” kata Azhari.

Seorang warga sedang melakukan tes swab. | Foto: KBA.ONE, Fitri

Hal senada juga disampaikan Kevin. Ia melakukan tes PCR bersama istri dan dua anaknya yang masih balita, Kenzo dan Kenzi untuk memenuhi salah satu syarat penerbangan.

Informasi yang dihimpun KBA.ONE, ratusan warga yang antre di depan halaman Labkesda Aceh tersebut rata-rata melakukan sweb antigen dan PCR untuk kebutuhan administrasi perjalanan dan masuk sekolah/dayah, sebagiannya lagi untuk cek kesehatan agar tau kondisi tubuh saat dini.

Kemudian, informasi yang disampaikan petugas Labkesda Aceh, setiap harinya ada 188- 200 PCR yang disediakan, sementara untuk swab antigen tidak terbatas. | FITRI, Kontributor Banda Aceh

Anara

Komentar

Loading...