APDESI Agara Dampingi Pengulu Kute Studi Banding Pengembangan Wisata Desa ke Lombok

APDESI Agara Dampingi Pengulu Kute Studi Banding Pengembangan Wisata Desa ke Lombok
Sekretaris APDESI Agara, Zulkanedi (paling kanan) bersama rekan di Lombok, NTB. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Tenggara – Sekretaris Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Aceh Tenggara, Zulkanedy, mengatakan hari pertama melakukan studi banding pengembangan desa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan lancar tanpa hambatan.

“Sebanyak 650 peserta dibagi dengan sejumlah kelompok yang di pandu oleh pihak panitia lokal mengunjungi desa wisata dan sejumlah tempat objek wisata lainnya,” kata Zulkanedy, Rabu 24 Maret 2021.

Ia mengharapkan setelah studi banding ini para peserta mampu menyerap dan belajar wisata ,  supaya dapat memberi manfaat atas kunjungan tersebut, serta mengimplementasikan dan menerapkan di desa masing-masing.

Selain itu, kata dia, kunjungan wisata ini dapat menambah wawasan para kepala desa dan Badan Permusyawaratan Kute (BPK). Sehingga potensi wisata ini dapat dikembangan dan diterapkan di desa. Hal ini bertujuan untuk menggali potensi dan dijadikan sebagai sumber Pendapatan Anggaran Desa (PAD) hingga meningkatkan pendapatan masyarakat desa .

Peserta kunjungan pengembangan wisata desa ini dijadwalkan selama empat hari sejak Rabu 23 Maret 2021 hingga 26 Maret 2021. Para peserta diharapkan tetap tertib dan mengikuti kegiatan ini secara serius dan mengambil manfaat yang positif.

"Saya berharap peserta tetap serius dalam menjalani kegiatan ini, sehingga anggaran dana desa  sebesar Rp30 juta per desa yang digunakan tidak menjadi sia-sia,” harap Zulkanedi.

Sebelumya, sebanyak 650 peserta aparat desa terdiri dari pengulu kute (kepala desa) dan Ketua Badan Permusyawaratan Kute (BPK) di berangkatkan ke Lombok, NTB,  guna mengikuti studi banding pengembangan wisata desa. Mereka berasal dari 320 desa dari 16 kecamatan se Aceh Tenggara dengan menggunakan dana desa tahun anggaran 2021.***

Komentar

Loading...