ASN di Pidie "Tumbang" Usai Divaksin Covid-19

Oleh ,
ASN di Pidie "Tumbang" Usai Divaksin Covid-19
ASN di Pidie dilarikan ke IGD RSU Tgk Chik Ditiro Sigli usai menjalani vaksinasi Covid-19. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Usai divaksin, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) "tumbang" dan terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Ditiro Sigli, Senin 7 Juni 2021 siang.

Informasi yang dihimpun KBA.ONE, ASN tersebut bekerja di Dinas Kependudukan dan Catan Sipil (Disduk Capil) Pidie, dan ikut serta dalam program vaksinasi massal yang digelar di gedung Pidie Convention Centre (PCC), Senin 7 Juni 2021.

Rukiah, istri ASN tersebut yang ditemui KBA.ONE, di UGD RSU Tgk Chik Ditiro Sigli, Senin 7 Juni 2021 petang, mengatakan awalnya ia tidak tau kalau suaminya sempat terjatuh usai divaksin, setelah ia dihubungi petugas medis dan langsung menuju ke IGD RSU Tgk Chik Ditiro Sigli.

"Saya tau setelah dihubungi petugas bahwa suami saya masuk IGD usai divaksin," katanya.

Soal kondisi kesehatannya, Rukiah mengaku suaminya sudah lama menderia diabetes, kondisi gula darahnya naik turun dan sering memeriksa kesehatannya. Namun ia tidak mengerti soal vaksin Covid-19 dengan penderita diabetes.

"Saya tidak tau soal pengaruh vaksin tersebut dengan penderita diabetes," sebutnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSU Tgk Chik Ditiro Sigli, dr. Kamaruzzaman, yang ditemui KBA.ONE di ruang kerjanya, membenarkan ada seorang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie sempat terjatuh usai menjalani vaksin, dan sekarang telah mendapat perwatan medis di IGD.

"Benar, ada seorang ASN yang sempat terjatuh usai menjalani vaksinasi, dan kini telah dirawat di IGD untuk pemulihan," katanya.

Menurutnya, ASN tersebut memang menderita diabetes, dan saat divaksin yang bersangkutan bersedia dan tidak ada pengaruhnya. Namun setelah lebih kurung lima menit, yang bersangkutan sempat lemas dan nyaris terjatuh, kemudian langsung ditangani petugas medis yang ada di lokasi dan mengevakuasinya ke IGD.

Dari hasil pemeriksaan medis, kata dr.Kamaruzzaman, kondisi ASN tersebut, masih lemas dan tidak di temukan komplikasi afek medis antara vaksinasi dengan penderita diabetes.

Ia mencontohkan ada beberapa peserta vaksinasi menderita diabetes. Namun setelah usai divaksin, kondisi kesehatannya baik-baik saja.

"Berdasarkan pemeriksaan, yang bersangkutan mengalami kondisi psikis dan harus menjalani istirahat. Makanya kita boyong ke IGD agar dapat menjalani observasi  dan istirahat," katanya.

Dijelaskannya, ASN tersebut kemungkinan dalam kondisi lemas, sehingga usai menjalani vaksinasi, ianya mengalami kondisi psikis.

"Makanya kita tangani langsung ke IGD untuk menjalani proses observasi sekaligus istirahat di bawah pengawasan petugas medi,  untuk memulihkan kembali kondisinya," ungkapnya.**

Komentar

Loading...