Atasi Hama Padi, Bupati Mursil Ajak Masyarakat Salat Berjamaah

Oleh ,
Atasi Hama Padi, Bupati Mursil Ajak Masyarakat Salat Berjamaah
Bupati Mursil dan warganya. | Foto: Erwan

Menanam padi serentak dan menggunakan aturan yang baik juga dapat mengatasi gangguan hama.

KBA.ONE, Aceh Tamiang: Bupati Aceh Tamiang Mursil mengajak warganya untuk memakmurkan masjid dengan salat berjamaah. "Semua penyakit dan gangguan pada tanaman padi akan hilang apabila selalu mengingat Allah SWT," kata Mursil dalam kegiatan Gerakan Pengendalian Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Padi dalam Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2018, Senin, 22 Januari 2018,  di Kampung Sapta Marga, Manyak Payed.

Bupati juga mengajak para petani agar mengikuti aturan dalam penanaman padi. Menurutnya, dengan aturan tanam yang baik juga merupakan langkah dalam memerangi hama serta gangguan yang sering dialami petani. "Kalau kita melakukan penanaman padi secara serentak, penyakitpun akan berkurang," ungkapnya.

Pada kesempatan itu Mursil mengapresiasi tinggi terhadap TNI dalam hal ini Dandim 0104 Aceh Timur beserta jajaran yang telah membantu masyarakat  khususnya para petani untuk bahu membahu turun ke sawah mengolah dan bercocok tanam padi.

“Ini bentuk sinergisitas dan peran aktif TNI dalam membantu masyarakat serta mewujudkan swasembada pangan dan pertanian yang produktif," jelas Mursil.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Safuan mengatakan kegiatan Gerakan Pengendalian Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Padi dalam Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2018 merupakan gerakan perdana dilakukan untuk mengatasi penyakit yang menyerang tanaman padi.

Safuan mengatakan luas lahan sawah saat ini 16.488 hektar, luas tanan tahun 2017 seluas 29.455 hektar dan luas panen tahun 2017 seluas 28.032 hektar.  "Alhamdulillah hasil panen kita pada 2017 mencapai 5, 8 ton per hektar Ini merupakan keberhasilan yang cukup baik dibandingkan dengan daerah lain " jelas Safuan.

Komentar

Loading...