Ayat-ayat Al Quran yang Dikutip Presiden Rusia Putin saat Pidato

Ayat-ayat Al Quran yang Dikutip Presiden Rusia Putin saat Pidato
Foto: Photo by GRIGORY DUKOR / POOL / AFP.

Dilansir Ahlul Bayt News Agency (ABNA) 24, Putin membaca terjemahan Surat Asy-Syura ayat 23 dengan terjemahan berbahasa Rusia.

KBA.ONE, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa kali mengutip ayat Al Quran saat berpidato. Terakhir, Putin mengutip Al Quran ketika memperingati Hari Persatuan Nasional Rusia 4 November 2020.

Putin berpidato pada acara yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai agama melalui video-conference.

Dilansir Ahlul Bayt News Agency (ABNA) 24, Putin membaca terjemahan Surat Asy-Syura ayat 23 dengan terjemahan berbahasa Rusia:

 "Inilah kabar gembira yang Allah berikan kepada para penyembah-Nya, yang beriman dan melakukan perbuatan baik. Katakan: 'Untuk ini aku tidak meminta upah kepadamu kecuali cinta sanak saudara (Nabi). Kami akan menambahkan kebaikan kepada siapa pun yang mendapatkan perbuatan baik. Allah Maha Pengampun dan Pemberi Syukur,". Dan ayat 128 Surah al-Nahl (16): Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berjaga (melawan kejahatan) dan orang-orang yang berbuat baik (kepada orang lain)."

Putin mengutip ayat-ayat itu untuk berbicara tentang persahabatan, berbuat baik dan pahala bagi mereka yang berbuat baik.

Dia juga mengutip ayat-ayat dari kitab suci agama lain, termasuk Kristen dan Yudaisme.

Dalam pidatonya, Putin juga mengkritik melukai perasaan umat beragama atas nama kebebasan berbicara.

Sebelumnya, Putin juga pernah mengutip terjemahan ayat Al Quran pada September 2019. Putin menyampaikan ayat dari Surat Al Imran ayat 103.

"Dan ingatlah akan nikmat Allah kepada kalian ketika kalian dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hati kalian, lalu jadilah kalian, karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara," kata Putin seperti dikutip media Russia Today (RT), Selasa (17/9/2019).

Referensi Putin pada ayat suci Al Quran itu dicatat dengan persetujuan dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Selain mengutip ayat Al Quran, Putin meminta dua pihak yang terlibat perang saudara di Yaman berdamai. Konflik itu awalnya merupakan perang saudara antara para pemberontak Houthi dan pemerintah Yaman yang didukung Saudi.

Kemudian perang meningkat menjadi perang udara yang dipimpin Saudi dan koalisi pada tahun 2015, lalu berubah menjadi invasi darat.

Selain Putin, Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden juga pernah mengutip hadits Nabi Muhammad SAW tentang melawan kemunkaran pada pidatonya.

Video pidato Biden itu diunggah dalam akun Youtube surat kabar AS, The Hill pada Selasa (21/7/2020).

"Hadis dari Nabi Muhammad menginstruksikan, Barang siapa di antara kamu yang melihat kemunkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia mengubah dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia mengubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah," tuturnya. ***

Baca juga:'Curhat' Presiden Assad ke Putin Berharap AS Cabut Embargo
(nwy/erd)

Komentar

Loading...