Bank Aceh Syariah Didorong Go Public, Ini Manfaatnya

Bank Aceh Syariah Didorong Go Public, Ini Manfaatnya
Pengamat pasar modal di Aceh, Muslim Hasan Birga | Foto : KBA.ONE, Komar

KBA.ONE, Banda Aceh - Bank Aceh Syariah terus didorong untuk menjadi perusahaan pertama dari Aceh yang go public atau Indonesia Public Offering (IPO) dan bisa  melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pengamat Pasar Modal Aceh, Muslim Hasan Birga, menyebutkan sudah waktunya Pemerintah Provinsi Aceh untuk mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Bank Aceh Syariah untuk IPO. 

"Akan ada banyak manfaat apabila Bank Aceh IPO, seperti halnya beberapa Bank Daerah di luar Aceh yang sudah melantai di bursa," kata Muslim, Jumat, 24 September 2021.

Muslim menyebutkan adapun keuntungan yang didapat apabila Bank Aceh Syariah go public yaitu, Bank Aceh akan mendapatkan sumber pendanaan baru sebagai sarana pendanaan jangka panjang.

"Setelah go public perusahaan akan mendapatkan permodalan tambahan dari saham yang dijual. Modal tersebut dapat digunakan untuk membiayai pertumbuhan perusahaan, membayar utang, membayar akuisisi atau bahkan diinvestasikan kembali," tutur Muslim.

Kemudian, lanjutnya, Bank Aceh dapat meningkatkan nilai perusahaan. Setiap saat publik dapat memperoleh valuasi terhadap nilai perusahaan. Setiap peningkatan kinerja operasional dan kinerja keuangan umumnya akan mempunyai dampak terhadap harga saham di bursa, yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.

Muslim menjelaskan dengan menjadi perusahaan publik yang sahamnya diperdagangkan di bursa, kalangan perbankan atau institusi keuangan lainnya akan dapat lebih mengenal dan percaya kepada perusahaan.

"Keuntungan lainnya, ini juga menjadi ajang bagi Bank Aceh untuk meningkatkan citra perusahaan. Perusahaan akan selalu mendapat perhatian media dan komunitas keuangan, adanya keterbukaan informasi atau transparansi," ujar Muslim.

Selain itu, kata dia, Bank Aceh memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usaha agar jauh lebih baik dibandingkan dengan perusahaan tertutup. Berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi perusahaan untuk bertahan dan berkembang tidak lagi semata hanya menjadi persoalan pendiri perusahaan tetapi juga menjadi permasalahan banyak pihak yang menjadi pemegang saham perusahaan. 

"Keuntungan lainnya, insentif pajak yang bakal didapat Bank Aceh, itu ada peraturan pemerintah No. 56 tahun 2015 tentang penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) sebesar 5% lebih rendah dari tarif normal," tutupnya.

Anara

Komentar

Loading...