Bankir Kelas Dunia asal Buloh Blang Ara Adnan Ganto Tutup Usia

Bankir Kelas Dunia asal Buloh Blang Ara Adnan Ganto Tutup Usia
Dr. HC. Adnan Ganto bin Hasan Basri Ganto | Foto : Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Perjalanan panjang seorang Bankir kelas dunia, Dr. HC. Adnan Ganto bin Hasan Basri Ganto, asal Buloh Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, sudah berakhir. Diketahui Adnan Ganto meninggal dunia pada usia 74 tahun, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Selasa, 23 Maret 2021, pukul 11.00 WIB.

Adnan Ganto lahir, 4 Februari 1947 di pedesaan terpencil di Aceh Utara. Meski lahir dari desa terpencil tidak membuat semangat Adnan tak pudar. Langkah-langkah hebat yang diambilnya seolah menjadi bukti, bahwa lahir dari desa terpencil tidak menjadi penghalang untuk seseorang bermimpi tinggi.

Adnan merupakan alumnus Corporate Finance, Harvard Business School, Harvard University, Boston, USA pada 1990. Ia juga menjadi orang Asia pertama yang berhasil menjabat posisi strategis di sebuah Bank Inggris yaitu Morgan Bank Ltd. Di Bank Inggris tersebut ia bekerja selama 23 tahun. Lalu pada tahun 1987, Adnan kemudian diangkat menjadi Director Investement Banking di Singapura. Terakhir, Adnan menjabat sebagai Executive Director di New York, Amerika Serikat.

Sungguh keputusan-keputusan yang sulit dan membanggakan. Saat anak muda seusianya kala itu sedang sulit-sulitnya mencari pekerjaan dan dihadapkan dengan konflik, Adnan malah kesulitan memilih antara Bank kelas dunia yang A atau Bank kelas dunia yang B. Memilih yang di Eropa, Amerika atau Asia. Adnan memang intelektual yang handal di dunia Finance.

Meski puluhan tahun berkarir di dunia internasional, Adnan tidak pernah sekali pun melupakan tanah kelahirannya. Bahkan, Adnan masih sering pulang ke halamannya kala itu, meski dengan keterbatasan wkatu. Ia juga berkontribusi nyata untuk Indonesia. Dari tahun 1991 hingga sekarang, Adnan Ganto adalah penasihat Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Sudah 7 Menteri Pertahanan yang menjabat, namun posisinya sebagai penasihat tetap dipertahankan.

Meski Adnan telah berkiprah di kancah internasional, dia juga sangat berperan besar dalam membangun dan membantu Pemerintah Aceh. Adnan Ganto turut berperan dalam proses konversi Bank Aceh yang ketika itu masih konvensional menjadi bank syariah, pada masa Gubernur Aceh, Zaini Abdullah alias Abu Doto.

Dalam wawancara dengan Ramadan MS atau CEO media ini yang merupakan penulis buku; Abu Doto: Perjuangan Tanpa Akhir, di kediamannya di kawasan perumahan elit Menteng, Jakarta, pada permulaan Oktober 2019, Adnan Ganto mengungkap bagaimana peralihan Bank Aceh, dari bank konvensional menjadi syariah.

Adnan ketika itu memberi saran, bahwa di 34 provinsi di Indonesia belum ada bank syariah secara utuh dikonversi oleh sebuah daerah. Jika ini dilakukan, maka Aceh akan menjadi vionir di negeri ini. Adnan mengatakan, ketika itu dia berpesan, konversi tersebut harus dikomunikasikan dulu kepada tokoh-tokoh Aceh, kalangan DPR Aceh, termasuk para direksi Bank Aceh.

Kini buku Abu Doto: Perjuangan Tanpa Akhir, sudah beredar di gerai-gerai buku Gramedia di seluruh Indonesia. Dan untuk mengetahui lebih jauh kisah perjalanan panjang sang Intelektual dari Buloh Blang Ara itu, penulis merekomendasikan buku ; Keputusan Sulit Adnan Ganto, karya Nezar Patria dan Rusdi Mathari, yang juga sudah bisa didapatkan di Gramedia seluruh Indonesia.

Komentar

Loading...