Bea Cukai Aceh Amankan 16,7 Kg Sabu Asal Malaysia

Bea Cukai Aceh Amankan 16,7 Kg Sabu Asal Malaysia
Saat konferensi pers penyelundupan sabu 16,7 kg. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Bea Cukai Aceh mengamankan lima pelaku penyelundupan narkotika golongan satu jenis methamphetamine (sabu) sebanyak 16,7 kilogram (Kg) asal Malaysia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro, mengatakan sabu tersebut dikemas dalam 16 bungkus teh China warna hijau masing-masing satu Kg dan tujuh bungkus masing-masing satu Ons, di Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

"Pada Rabu 22 Juli 2020, petugas mengamankan sepuluh bungkus narkotika jenis sabu masing-masing satu kilogram yang disimpan dalam jok motor pelaku yang berinisial IS," kata Isnu saat konferensi pers di Kantor BNN Pusat pada Kamis q130 Juli 2020.

Selanjutnya, setelah mendapat keterangan dari IS, pada Kamis 23 Juli 2020, petugas mengamankan empat orang pelaku lainnya yaitu SY, TJ, MH, dan MR.

"Petugas berhasil menemukan sabu sebanyak enam bungkus masing-masing satu kilogran dan tujuh bungkus masing-masing satu ons. Sehingga total sabu yang berhasil disita petugas sebanyak 16,7 Kg," tutur Isnu.

Kata Isnu, hingga Juli 2020, tercatat enam kasus penyelundupan telah berhasil digagalkan oleh Kanwil Bea Cukai Aceh, dengan total barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 227 Kg.

Penindakan sabu tersebut yakni 18,87 Kg pada Senin, 14 Februari 2020, 12 Kg pada Rabu, 24 Maret 2020, 119 Kg pada Kamis, 21 Juni 2020, 37 Kg pada Senin, 29 Juni 2020, 33 Kg pada Minggu, 19 Juli 2020 dan 16,7 Kg atas penyelundupan sabu saat ini.

Sementara itu, lanjutnya, untuk hukuman atas perbuatan para tersangka, berupa hukuman mati sesuai UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.***

Komentar

Loading...