2 Tahun Jejak Aceh Hebat

Beasiswa Yatim dan Sederet Prestasi Aceh Carong

Oleh ,
Beasiswa Yatim dan Sederet Prestasi Aceh Carong
Nova Iriansyah menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada Fajar Maulidi, Juara Voice Of Ramadhan 2019 asal Aceh Jaya, Jumat, 31 Mei 2019 | Humas Pemerintah Aceh

Hingga akhir Mei lalu, Dinas Pendidikan Aceh telah mencairkan beasiswa untuk 97.552 anak yatim, piatu, dan yatim piatu tingkat tingkat SD, SMP, SMA sederajat, serta dayah.

KBA.ONE, Banda Aceh - Program unggulan lain dalam visi Aceh Hebat yang telah meraih pencapaian hingga tahun kedua Irwandi-Nova adalah Aceh Carong. Program ini sejak awal bertujuan menjadikan anak Aceh sebagai anak cerdas (carong) yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional serta regional. Untuk mencapainya harus melalui pendidikan berkualitas.

Irwandi-Nova kemudian membuat beberapa program yang dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut. Misalnya, penguatan keterampilan bagi generasi muda melalui pendidikan vokasional baik formal dan nonformal, penyediaan fasilitas pendidikan dan pemberian keterampilan bagi peserta didik di dayah-dayah. Lalu, pemerataan rasio guru untuk seluruh bidang studi di seluruh penjuru Aceh khususnya daerah terpencil dan peningkatan kompetensi guru dalam bidang studi yang diajarkan secara merata di seluruh Aceh.

Selain itu, penyediaan beasiswa bagi anak yatim dan anak orang miskin sejak pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Tak hanya itu, dilakukan juga pengiriman putra-putri terbaik Aceh untuk belajar di universitas-universitas bergengsi international serta memberikan kesempatan berkontribusi dalam pembangunan ke depan saat kembali ke Aceh.

Aceh Carong fokus pada program peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia. Di antaranya, dengan menaikkan jumlah bantuan beasiswa anak yatim mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Sebelumnya Rp1,8 juta lalu dinaikkan menjadi Rp2,4 juta per orang selama setahun.

Beasiswa yatim juga memiliki kartu yang diluncurkan secara simbolis oleh Gubernur Irwandi Yusuf pada Jumat, 13 Oktober 2017. Saat itu disebutkan, total dana beasiswa Rp 61 miliar lebih dan disalurkan untuk 103.148 anak yatim piatu dan anak fakir miskin di Aceh.

Hingga akhir Mei lalu, Dinas Pendidikan Aceh telah mencairkan beasiswa untuk 97.552 anak yatim, piatu, dan yatim piatu tingkat tingkat SD, SMP, SMA sederajat, serta dayah.

Dengan penambahan biaya tersebut, diharapkan dapat mencukupi biaya keseharian pendidikan bagi anak. Sehingga anak bisa fokus belajar selama di bangku sekolah.

Hingga kini, upaya Pemerintah Aceh dalam bidang pendidikan telah memberikan efek positif pada peningkatan kualitas belajar mengajar di sekolah. Bisa dilihat dari nilai rata-rata hasil UNBK Aceh tingkat SMA, SMK dan MA yang meningkat pesat serta mengoreksi posisi peringkat pendidikan Aceh secara nasional. Sebelumnya, Aceh berada pada peringkat 34 nasional. Sekarang sudah naik pada posisi 27 sesuai hasil UNBK 2019.

Tak hanya untuk anak fakir miskin dan yatim, Pemerintah Aceh juga memberikan beasiswa kepada anak Aceh yang berprestasi. Misalnya, beasiswa S2 untuk Fajar Maulidi, juara Voice Of Ramadhan 2019 asal Kabupaten Aceh Jaya.

Saat menerima Fajar di rumah dinasnya di Banda Aceh, pada Jumat, 31 Mei 2019, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah berpesan agar Fajar tidak berhenti menempuh pendidikan di jenjang S1. Dia berharap dengan penghargaan beasiswa pendidikan tersebut, dapat membantu Fajar melanjutkan pendidikan. "Setiap anak Aceh yang berprestasi akan mendapatkan reward dari pemerintah Aceh," ujar Nova.

Selain itu, Nova berpesan kepada Fajar untuk memotivasi anak-anak muda Aceh lain. Khususnya di Aceh Jaya agar dapat berprestasi seperti dirinya. Sementara Fajar berterima kasih kepada Pemerintah Aceh atas apresiasi tersebut.

Sebelumnya, beasiswa untuk anak Aceh berprestasi diberikan Nova Iriansyah kepada Fauzul Abadi atau Faul. Juara Liga Dangdut Indonesia 2019 asal Bener Meriah ini menerima penghargaan dan apresiasi berupa beasiswa pendidikan doktoral. "Saya memotivasi beliau agar tidak berhenti di S2 tapi dengan beasiswa ini dapat melanjutkan pendidikan doktoral," ujar Nova Iriansyah saat menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada Faul di rumah dinasnya pada Selasa, 21 Mei 2019.

Nova Iriansyah menyerahkan beasiswa kepada Faul di rumah dinasnya pada Selasa, 21 Mei 2019 | Humas Pemerintah Aceh

***

Selain beasiswa, Pemerintah Aceh juga menerapkan kurikulum islami pada setiap jenjang pendidikan sekolah di seluruh Aceh, baik SD, SMP maupun SMA. Penerapan kurikulum tersebut sesuai dengan perintah Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan pendidikan.

Pencapaian lain Aceh Carong dapat dilihat dari meningkatnya sumber daya manusia. Pemerintah Aceh menggelar sejumlah pelatihan kepada 4.763 sumber daya manusia tenaga kerja Aceh. Sedangkan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS, Pemerintah Aceh menggelar program Language Training for Academic Purpose Test. Ada juga Training of Trainer (ToT) Sistem Informasi Gampong dan Keterbukaan Informasi Publik.

Berbagai upaya peningkatan kapasitas dan pengadaan fasilitas penunjang program Aceh Carong juga menuai sejumlah prestasi lainnya. Antara lain SMP Penyaji Terbaik Festival Kreativitas Musik Tradisional tingkat Nasional pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2018. Lalu juara pertama cabang Karate tingkat nasional pada pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Pemerintah Aceh juga mendapatkan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi tingkat Nasional ke-12 tahun 2018; Juara Pertama pada Pemilihan Guru TK Berdedikasi di Daerah 3T tingkat Nasional tahun 2018 dan Pelatihan tingkat Nasional tahun 2018; serta Lomba Kompetensi Peserta Didik Kursus dan Pelatihan tingkat Nasional tahun 2018.

Prestasi lainnya, Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) tingkat Nasional tahun 2018 dan Festival Lomba Seni Siswa Internasional Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP).[ADV]

Komentar

Loading...