Benarkah Data Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Nama Paspor?

Benarkah Data Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Nama Paspor?
Paspor. | Foto: Republika.co.id

KBA.ONE, Jakarta - Indonesia masih membatasi WNA yang hendak masuk Indonesia. Hal serupa, kini juga masih dilakukan oleh beberapa negara lain yang membatasi warga negara lain masuk.

Namun, seiring maraknya program vaksinasi, perjalanan ke luar negeri kembali menjadi sorotan. Pasalnya, beredar informasi di media sosial jika saat vaksinasi, masyarakat diminta menyesuaikan namanya dengan identitas paspor.

Sebab, dikatakan bahwa saat hendak traveling atau mengunjungi negara lain, akan ada cek surat vaksinasi sesuai identitas seperti paspor.

Berikut narasi yang beredar:

‘’Yg vaksin jgn Lupa Kalau bisa sesuaikan Surat vaccine Nanti itu namanya sesuai Passport (Jikalau nama kamu di KTP beda dengan passport). Krn Nanti traveling itu mereka akan check Surat vaccine sesuai Gak dengan nama di passport. Jadi Kalau Nanti pas vaccine bawa both tp minta nama sesuai dengan passpor aja.’’

Penjelasan:
Benarkah perlu penyesuaian identitas vaksinasi dengan identitas diri di paspor? Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh menampik kabar tersebut. Menurut dia, tidak ada kebijakan tersebut dari imigrasi sejauh ini.

‘’Kami tidak mengeluarkan regulasi tentang itu,’’ ujar dia kepada Republika, Selasa 9 Maret 2021.

Ketika ditanya apakah ke depan ada rencana penyesuaian identitas dengan program vaksinasi, ia juga menampiknya. Menurutnya, imigrasi tidak akan mengurus hal spesifik tersebut.

Ahmad menambahkan, ketentuan terbaru dari imigrasi menyoal lintas wilayah masih sama dengan surat edaran Februari lalu. Yakni, melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-0331.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan, ketentuan lalu lintas WNA berpedoman pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 Tahun 2020  tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Syarat itu, sebagaimana tercantum dalam huruf F angka 2 (a); 2. Persyaratan administratif dan pengecualian bagi orang asing yang dapat masuk wilayah Indonesia.

Secara umum, berikut adalah beberapa pihak yang diperbolehkan masuk ke Indonesia:

1. Visa Dinas
2. Visa Diplomatik
3. Visa Kunjungan
4. Visa Tinggal Terbatas
5. Izin Tinggal Dinas
6. Izin Tinggal Diplomatik
7. Izin Tinggal Terbatas
8. Izin Tinggal Tetap
9. Awak alat angkut yang datang dengan menggunakan alat angkutnya
10. Orang asing pemegang KPP APEC
11. Pelintas batas tradisional
12. Sesuai skema perjanjian bilateral Travel Corridor Arrangement (TCA) dan/atau mendapatkan pertimbangan/izin khusus secara tertulis dari kementerian/lembaga.***

Komentar

Loading...