Berapa Banyak Tabir Surya yang Perlu Dioleskan?

Berapa Banyak Tabir Surya yang Perlu Dioleskan?
Ilustrasi |Foto: Cnnindonesia.com

KBA.ONE, Jakarta - Perlindungan yang diberikan tabir surya tak akan efektif jika diberikan dalam jumlah yang kurang. Berapa banyak tabir surya yang perlu dioleskan dalam setiap pemakaiannya?

Tabir surya merupakan salah satu produk perawatan kulit yang berfungsi untuk menghalangi pengaruh cahaya matahari yang merusak kulit. Tabir surya muncul dalam berbagai bentuk. Namun, sebagian besar tabir surya dihadirkan dalam bentuk losion.

Setiap tabir surya umumnya memiliki label SPF dalam tingkat atau angka tertentu. SPF sendiri merupakan kepanjangan dari sun protector factor, yang mengindikasikan seberapa baik produk tersebut melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Semakin tinggi angka SPF, semakin maksimal perlindungan yang diberikan.

Untuk mendapatkan perlindungan SPF sesuai angka yang tertera, Anda perlu mengoleskan tabir surya dalam jumlah yang tepat. Berapa jumlah tabir surya yang perlu dioleskan dalam setiap pemakaian?

"Untuk mendapatkan perlindungan seperti yang tertera pada produk, Ada perlu meniru [ukuran] penggunaan yang mereka [peneliti] lakukan di laboratorium," ujar ahli dermatologi, Ranella Hirsch, mengutip Allure.

Umumnya, lanjut Hirsch, dalam uji coba di laboratorium, para peneliti menggunakan 2 miligram per sentimeter kulit untuk rata-rata orang.

Angka di atas setara dengan 1/2 sdt untuk dioleskan pada bagian wajah dan leher dan 1 sdt untuk masing-masing lengan dan kaki.

"Namun, pada kenyataannya banyak orang menggunakan sekitar setengah dari jumlah yang disarankan," ujar Hirsch.

Hal senada juga disampai oleh ahli dermatologi lain, Libby Rhee.

"Saya akan merekomendasikan sekitar 1/3 hingga 1/2 sdt tabir surya untuk seluruh wajah dan leher," ujar Rhee, mengutip Well and Good.

Jangan lupa juga untuk mengoleskan tabir surya ke kulit yang kering 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Anda juga disarankan untuk tetap menggunakan tabir surya meski berada di dalam ruangan karena sinar ultraviolet A (UVA) bisa menembus jendela. Cahaya biru yang dipancarkan perangkat elektronik di sekitar Anda juga dapat berkontribusi terhadap kerusakan kulit.

Komentar

Loading...