Berawal dari Kelas Eksibisi Berakhir di Internasional

Berawal dari Kelas Eksibisi Berakhir di Internasional
Kunjungan dua atlet Petanque ke kantor KBA.ONE di Banda Aceh | Foto: Kba.one

KBA.ONE, Banda Aceh - Olahraga Petanque asal Prancis sudah mulai dikenal di Indonesia sekitar 10 tahun terakhir, bahkan saat ini olahraga ini telah hadir di Aceh dan telah mengukir prestasi di ajang nasional maupun internasional.

Olahraga Petanque ini belum mendapat perhatian dari masyarakat Aceh, lantaran masih lemahnya informasi tentang kehadirannya. Hanya sejumlah mahasiswa program studi olahraga yang mulai ambil bagian dalam pengembangannya di Aceh.

Seperti diungkapkan oleh atlet Petanque Aceh, Ziaul Fahmi, 23 tahun, dan Athaillah, 21 tahun, ketika mereka berkunjung ke kantor KBA.ONE, Selasa 28 Oktober 2019 lalu dan diterima langsung oleh Azhari Bahrul Pemimpin Redaksi KBA.ONE bersama Redaktur, Ulfah.

Fahmi adalah mahasiswa Penjaskesrek di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, sedangkan Athaillah mahasiswa di Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh. 

Fahmi bercerita kepada KBA.ONE  awal mengetahui cabang olahraga Petanque saat persiapan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) di Unsyiah tahun 2015 yang lalu. Sedangkan Athaillah pada saat persiapan Kejurnas II antar perguruan tinggi di Medan.

Ia mengatakan pertama kali tampil sebagai atlet Petanque saat POMNas, "saat itu masih berada di kelas eksibisi," katanya.

Setelah itu ia terus berlatih, hingga akhirnya diberi kesempatan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Tasikmalaya. Tidak lama berserang, ia kembali diberi kesempatan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat, meraih medali Perunggu. Masih banyak even-even kejuaraan tingkat nasional yang diikutinya.

Selain tingkat nasional, Fahmi juga pernah mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Malaysia dan Pontianak. Kemudian, ia mengatakan lanjutan dari kejuaran di Pontianak tersebut, pada Desember mendatang akan berjuang di Brunai Darussalam.

Komentar

Loading...