Berkunjung ke Medan, Dirut TVRI Ajak Konten Kreator Lokal Berkolaborasi

Berkunjung ke Medan, Dirut TVRI Ajak Konten Kreator Lokal Berkolaborasi
Iman Brotoseno, Dirut TVRI berfoto dengan Ghandy November dan Kreator Sumut | Foto : KBA.ONE, Ghandi Mohammad

TVRI mulai bergerak untuk menjadi televisi digital. Untuk itu TVRI butuh masukan, baik itu konsep, dan bagaimana membuat video yang menarik perhatian milenial.

KBA.ONE, Medan – Siang itu Stasiun TVRI di Jalan Putri Hijau, Kesawan, Medan Barat, tampak lebih ramai dari biasanya. Beberapa mobil ber plat merah terparkir di sana. Di salah satu ruangan, lima orang content creator Sumatera Utara sudah berkumpul.

Tak lama, seorang pria berbatik merah datang memasuki ruangan. Dia adalah Iman Brotoseno, yang dilantik menjadi Direktur Utama LPP TVRI masa tugas 2020-2022. Iman ditemani kepala stasiun TVRI Sumatera Utara, Tachrizal pada Jumat, 8 September 2021.

“Mohon maaf karena telat, saya baru saja bertemu pak Wali Kota Medan sebentar, dan tujuan kita bertemu hari ini adalah ingin mengajak teman-teman sekalian untuk berkolaborasi dalam konten digital TVRI di Sumatera Utara,” ucap Iman.

Menurut Iman, TVRI mulai bergerak untuk menjadi televisi digital. Untuk itu TVRI butuh masukan, baik itu konsep, dan bagaimana membuat video yang menarik perhatian milenial. “Sebelumnya kita sudah melakukan kolaborasi serupa dengan konten kreator lokal di beberapa daerah lainnya, dan itu sudah berjalan sampai saat ini. Saya berharap di Sumatera Utara ini juga bisa seperti itu,” kata Iman.

“Nanti teman-teman kreator tentunya bisa menggunakan momen ini juga untuk menampilkan karya-karyanya di TVRI, di satu sisi TVRI juga akan memiliki warna baru dengan hadir nya teman-teman sekalian,” sambung Tachrizal, Kepala Stasiun TVRI Sumatera Utara.

Tachrizal juga memberikan kesempatan kepada para konten kreator untuk memberikan masukan dan sarannya untuk pertemuan awal ini. Di ruangan ada beberapa konten kreator asal Medan, Langkat, dan Tembung. Di antaranya ada Ghandy November, Youtuber yang sudah menjadi konten kreator sejak 2016 dan kini memiliki 200 ribu subscriber di channelnya. Adapula Aditya Gumay dari akun media sosial Tauko Tembung, Lintang adzani dari Langkat, dan Martin Sihombing.

Konten Kreator Sumut Menuangkan Ide dan Konsep di Depan Dirut TVRI | Foto : KBA.ONE, Ghandi Mohammad

“Di Sumatera Utara ini banyak sekali konten yang bisa kita angkat pak. Seperti di channel saya pernah buat program bertajuk Investighandi. Di konten itu saya mendatangi tempat-tempat yang banyak didiami suku pendatang sejak lama. Misalnya perkampungan yang banyak orang Minang nya di Jalan Bromo Medan, Perkampungan India, Chinese, bahkan orang-orang Banjar saya cari perkampungannya di daerah pedalaman langkat sana,dan itu ditonton puluhan hingga ratusan ribu orang,” ujar Ghandy November.

Ghandy November yang juga memiliki pengikut sebanyak 62 ribu di Instagram, serta 46 ribu di tiktok itupun berharap TVRI bisa mewadahi para konten kreator dalam berkarya lebih luas lagi.

Sementara itu, Adit dari akun TaukoTembung menyarankan agar TVRI bisa mengajak kreator di masing-masing kabupaten kota di Sumut untuk menjadi kontributo TVRI. Lintang dari langkat berharap, konten nya tentang sepakbola yang melibatkan anak-anak di sana juga bisa mendapatkan perhatian. Begitu juga Martin, seorang musisi yang fokus mengcover lagu-lagu Batak juga berharap, karyanya bisa dikenal lebih luas lagi.

Iman Brotoseno selaku Direktur Utama TVRI menyambut baik masukan dari para konten kreator dan berharap akan ada pertemuan lebih lanjut bersama kepala stasiun TVRI Sumut agar kolaborasi ini bisa segera berjalan dengan baik. “Nanti kita ngopi-ngopi lagi lah ya, kita atur pertemuan berikutnya, biar lebih santai, dan bisa segera kita kolaborasi,” tutup Tachrizal sambil tertawa.***

Anara

Komentar

Loading...