Berlumur Bahagia, Ini Nuansa Baru Rumah Sang Juru Kunci

Berlumur Bahagia, Ini Nuansa Baru Rumah Sang Juru Kunci
Gubuk reot Bobob yang sudah berganti dengan rumah layak huni. | Foto: Dok KBA.ONE.

Melihat ekspresi dan bahasa tubuh, Bobob dan istri tampak sumringah meski keduanya tak bisa mengungkapkan lewat kata.

KBA ONE, Aceh Tenggara - Mengenakan sarung berwarna gelap, baju kaos oblong kuning dan topi kupluk di kepala, Bobob seperti tak "bertenaga" menaklukkan rasa bahagianya. Ini karena ia melihat gubuk renta itu dibongkar, lalu diganti dengan rumah baru.

Penantian Bobob terlalu lama; seperempat abad. Dia tak menduga momen itu sampai juga kepada dirinya. Sekalipun, lelaki berkebutuhan khusus ini tak pernah mengeluh tinggal di gubuk reot 2x2 meter, sumpek dan kumuh. Suka duka dia lintasi bersama Nuraini, istrinya, sepanjang 25 tahun di gubuk itu.

Mungkin emosi juru kunci makam ini bercampur aduk. Ingatannya sulit meregang dari kenangan redup yang bertahun-tahun lengket di kepala. Sekuat lapuk menempel di gubuk tua mereka. 

Kuburan Datuk. | Foto: KBA.ONE, Bulkaini.

Sayang, Bobob tak bisa berbagi cerita manis itu lewat kata. Karena Bobob  tuna rungu dan bisu. Sedangkan Nuraini tuna grahita; gagap dan sulit berkomunikasi. Tapi, Allah SWT mempertemukan mereka hingga menua bersama.

Kini, lelaki 52 tahun itu menancapkan harapan baru. Tak lama lagi, Bobob dan Nuraini bakal menikmati nuansa berbeda di rumah baru. "Gubuk lama kita bongkar dan kita ganti dengan rumah layak huni," kata Yahdi Hasan Ramud.

Yahdi adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh (PA). Dialah yang membuka diri membangunkan rumah layak huni untuk Bobob dan Nuraini. Perkara itu tak berlangsung lama, cuma sekitar dua pekan setelah gubuk reot Bobob viral dirilis KBA.ONE.

Hanya hitungan hari, Yahdi, sapaan akrab Yahdi Hasan Ramud, langsung menurunkan tim meninjau kondisi gubuk milik Sahbudin alias Bobob di Lawe Sikap, Kutacane, Aceh Tenggara. Dua hari berikut, gubuk Bobob langsung dibongkar setelah mendapat persetujuan pemerintahan Desa Batu Mbulan (Pengulu). 

Caption

Yahdi bersama tim memulai pembangunan rumah layak huni milik Bobob berukuran 4x5 meter persegi berbahan kayu dan seng. Dia merogoh kocek pribadinya hingga puluhan juta lebih. "Saat ini diperkirakan sudah rampung 70 persen," kata Yahdi kepada KBA.ONE, Senin 23 November 2020.

YHR melihat langsung proses pembangunan rumah Bobob, sang penjaga makam Maulana Malik Ibrahim atau lebih sohor juru kunci Kuburan Datuk. "Insya Allah dua hari ini sudah rampung," ungkap Yahdi. Dia berharap rumah sederhana ini cepat selesai agar bisa segera ditempati Bobob dan istri.

Ketika KBA.ONE menyambangi rumah baru Bobob yang hampir rampung, dia dan istri memamerkan senyum sumringah. Mungkin Bobob ingin membagi cerita bahagianya. Tapi, biarlah semua menjadi rahasia Bobob dan Nuraini. Agar kita tak salah arti menangkap bahasa isyarat di balik hati mereka yang tengah berlumuran rasa bahagia. ***

Komentar

Loading...