Bocah Bisu di Aceh Utara Dibakar Ayah Kandung

Bocah Bisu di Aceh Utara Dibakar Ayah Kandung
Tersangka R diamankan polisi. | Foto: Ist.

Ayah kejam itu mengaku hanya ingin mengusir nyamuk. "Saya tidak sengaja terkena tubuh anak saya," kata R di depan penyidik kepolisian.

KBA.ONE, Aceh Utara – Malang nian nasib bocah tuna wicara asal Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, ini. Di usia yang masih balita, dia harus menanggung beban sejumlah luka bakar di tubuhnya akibat perbuatan sang ayah kandung.

Sebut saja dia Pangeran, bocah laki-laki berusia 4 tahun, ini tidak dapat berbicara seperti sang ibu. Ayah kandungnya R, 48 tahun, diketahui menyundutkan daun kelapa kering yang sudah terbakar ke tubuh Pangeran saat sedang berada di dapur rumahnya.

Kanit PPA Bripka Triandi menyampaikan korban tidak hanya menerima perlakuan sadis itu saja, dari hasil visum et revertum di tubuh korban juga terdapat luka bekas sundutan bara rokok yang juga dilakukan oleh sang ayah.

“Setelah kita terima laporan dari nenek korban, akhirnya pelaku ditangkap di wilayah Aceh Timur pada 5 November 2020, kita juga memanggil saksi ahli bahasa dari SLB Aneuk Nanggroe untuk menerjemahkan keterangan korban dan ibunya,” ucapnya, Selasa 17 November 2020.

Dia menjelaskan Pangeran mendapat luka bakar di bagian wajah, leher, badan dan kakinya. Saat diinterogasi oleh polisi, pelaku memang mengakui telah melakukan hal tersebut pada putranya.

“Dalam pemeriksaan dia mengaku perbuatan itu dilakukannya untuk mengusir nyamuk dan tidak sengaja terkena tubuh anaknya,” ucap Andi.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 80 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. *** 



 

Komentar

Loading...