Marak Kebakaran di Bener Meriah

BPBD Minta Damkar Diberi Akses Saat Bertugas

BPBD Minta Damkar Diberi Akses Saat Bertugas
Mobil damkar tiba di lokasi kebakaran di Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. | Foto: Ist

KBA.ONE, Bener Meriah – Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Anwar Sahidi, meminta masyarakat untuk membuka ruang untuk mobil pemadam kebakaran (damkar) saat menjalankan tugas di lokasi kebakaran.

Begitu terdengar sirine mobil damkar, kata Anwar, warga harus menghindar dari badan jalan, begitupun dengan kendaraan yang terparkir semrawut di jalanan.

"Ini kendala di lapangan, banyak kendaraan terparkir di badan jalan. Bahkan ada oknum yang hanya menonton kejadian itu, ini kami harap kesadaran kita bersama, beri akses untuk petugas menjalankan tugasnya,” kata Anwar kepada KBA.ONE, Senin 7 Juni 2021.

Namun peristiwa kebakaran yang terjadi hari ini, di Kampung Simpang Kurnia, Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Anwar melihat kesadaran masyarakat dalam memadamkan api sangat tinggi. Bahkan warga di lapangan turut membantu petugas untuk menyiapkan selang, sehingga petugas dengan sigap dapat segera menyalakan air.

“Seperti tadi, kesadaran masyarakat sangat tinggi membantu petugas. Namun warga tidak tahu bagaimana cara memasangnya, sehingga memakan waktu petugas dalam bekerja. Kami apresiasi masyarakat yang ingin membantu, namun lebih baik lagi biarkan petugas bekerja,” terang Anwar.

Anwar menambahkan, di Bener Meriah hampir tidak ada kawasan aman kebakaran, pihaknya meminta warga memberi informasi sumber air terdekat di lokasi terjadinya kebakaran.  

“Sumber air milik pribadi pun tidak apa-apa, jika masih bisa diakses, ini problem yang kita hadapi di lapangan, semoga warga bisa sadar atas musibah ini,” ujar Anwar.

Sebelumnya, kata Anwar, pihak BPBD Bener Meriah menerima laporan kejadian kebakaran ini dari warga sekira pukul 13.07 WIB. Kemudian, mereka mengerahkan lima unit mobil damkar ke lokasi untuk memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, sedangkan, penyebab kebakaran tengah diselidiki oleh pihak kepolisian. Selain itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...