Buat Kamu yang Suka Ngopi Terbalik

Buat Kamu yang Suka Ngopi Terbalik
Di pondok-pondok ini mereka menikmati sensasi kopi terbalik. | Foto: Revina Rahayu.

Di sini, kamu akan menikmati sensasi kopi dengan cara penyajian yang cukup unik, yaitu gelas terbalik.

KBA.ONE, Aceh Barat – Matahari mulai condong ke arah barat. Di sebuah kafe, seorang barista berkaos oblong tampak sibuk meracik kopi untuk pengunjung. Pondok-pondok kecil yang berjejer rapi sebagian sudah terisi, di bagian lain kelihatan masih kosong.

Dari arah berlawanan, tercium aroma serbuk Kupi Khop yang sedang diracik Hamzah, sang barista, untuk pengunjung yang baru tiba di Kedai Kopi Pantai Kenangan.

Letaknya berdekatan dengan Jembatan Suak Ribe, persis di Jalan Kuta Paya, Desa Suak Ribe, Meulaboh, Aceh Barat. Kedai kopi ini menjadi magnet anak-anak muda untuk nongkrong sembari menikmati sensasi Kupi Khop. 

Sajian kupi khop di Kafe Pantai Kenangan. | Foto: Retina Rahayu.

Berbeda dari yang lain, di sini, kamu akan menikmati sensasi kopi dengan cara penyajian yang cukup unik, yaitu disajikan dalam gelas terbalik di atas sebuah piring kecil yang diberi sedotan. Cara minumnya pun kamu harus meniup terlebih dahulu sehingga cairan kopi akan merembes ke luar gelas.

Selain Kupi Khop, salah satu nilai jual dari kedai kopi ini adalah pondok-pondok dengan bangunan bergaya sederhana yang berjejer rapi di bawah pohon rindang persis di pinggir aliran sungai Suak Ribe. Ini semakin menambah nilai jual tempat itu. Apalagi aliran sungai ini bermuara ke laut Pasi Ujong Kalak, tempat gugurnya pahlawan nasioanal Teuku Umar.

Saat berkunjung, jangan membayangkan kamu bisa sibuk bermain game atau bahkan mengerjakan tugas sekolah dan kampus. Sebab, kedai kopi ini tidak dilengkapi fasilitas WiFi seperti kedai kopi pada umumnya.

Padahal, bagi masyarakat Aceh, kedai kopi bukan hanya merupakan tempat ngopi semata. Lebih dari itu, kedai kopi dijadikan sebagai tempat kongkow, belajar, bekerja dan untuk mempererat hubungan antar lapisan masyarakat. 

Penulis mencoba sensasi Kopi terbalik. | Foto: Ist.

Biasanya, penikmat kopi di Aceh selalu dimanjakan oleh internet. Inilah yang menjadi pembeda bagi Kafe Pantai Kenangan. Lalu, apa yang mereka jual untuk menarik minat konsumen?

Hamzah, Sang Barista, membuka sedikit rahasia nikmatnya kopi terbalik. Meski hanya menggunakan kopi robusta, cara meracik kopi khop berbeda dengan kopi kebanyakan.

Dari sejarahnya, kopi jenis ini sudah ada sejak masa perang melawan penjajahan Belanda. Rupanya, penyajian gelas kopi yang terbalik ini bukan sekadar gimmick. Menurut Hamzah, cara penyajian itu dilakukan untuk menjaga agar suhu kopi tetap hangat, mengingat wilayah Aceh Barat, khususnya Meulaboh, berada dekat dengan pantai.

“Proses pembuatan sama dengan kopi pada umumnya, hanya saja setelah bubuk kopi diseduh dengan air panas, langsung dibalik di atas piring kecil. Sensasi ini yang membedakannya,” ujar Hamzah.

Untuk bisa menikmati kopi ini, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp8 ribu hingga Rp10 ribu saja per gelasnya. Ada dua jenis Kupi khop yang disediakan yaitu original dan khop susu.

Selain disajikan panas, kedua jenis Kupi Khop ini juga bisa disajikan dingin dengan menambahkan es batu.

“Alhamdulillah pengujung selalu ramai. Kita buka sejak pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB,” kata Hamzah.

Sri Alna Mutia, penikmat kopi asal Nagan Raya, mengaku baru pertama kali merasakan cara minum kopi dengan gelas terbalik. Awalnya, ia sempat kaget saat barista menyuguhkan kopi itu di depannya, karena tidak tahu cara untuk menikmatinya.

“Sempet kaget pas liat sajian kopinya. Dalam hatiku, gimana cara minumnya? Dan ternyata disedot pakai sedotan,” cerita Ayiek, sapaan akrab Sri Alna Mutia.

Kepada KBA.ONE, Ayiek mengaku kalau lidahnya langsung dimanjakan oleh Kupi Khop yang satu ini. Menurutnya, kopi yang disajikan dalam gelas terbalik benar-benar memiliki rasa khas.

“Pahit manisnya berasa pecah di lidah,” ucap Ayiek mengekspresikan sensasi Kupi Khop.

Berbeda dengan Riko, pengunjung lain yang mengaku Kupi Khop menjadi salah satu tempat ngopi favoritnya. Selain karena rasa, tempat ini juga nyaman untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas.

“Cocok kalau untuk istirahat, apalagi waktu sore tempatnya dingin. Letaknya bukan di tempat yang terlalu ramai, jadi enggak bising. Pokoknya benar-benar nyaman sembari menunggu malam,” tutup Riko.

Kamu penasaran? Yuk, coba cicipi kopi terbalik di sudut Kafe Pantai Kenangan. Asyik pastinya!

Komentar

Loading...