Bupati Agara Beri Sanksi Non Aktif Jika Kades Diketahui "Dugem"

Bupati Agara Beri Sanksi Non Aktif Jika Kades Diketahui "Dugem"
Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim. | Foto: Dok. KBA.ONE

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Bupati Aceh Tenggara (Agara), Raidin Pinim, memberikan ancaman sanksi non aktif jika para Pengulu kute (kepala desa) diketahui berkeliaran tengah malam mencari hiburan (dugem) di tengah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Hal ini secara tegas diungkapkan Raidin Pinim secara resmi saat membuka penyelenggaraan Bimtek Aparatur Pemerintah Desa se-Aceh Tenggara, di Hotel Santika Dyandra, Medan 17 Oktober 2020.

Raidin juga mengingatkan sebelumnya sederet kejadian yang menimpa sejumlah pejabat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dengan hukum, akibat narkoba yang dapat merusak moral dan nama baik daerah.

Usai mengikuti pelatihan, ia berharap para kepala desa diharapkan mampu mencerna materi pelatihan secara fokus, sehingga dapat diimpelementasikan dan diterapkan di desa masing-masing

Para peserta Bimtek Aparatur Pemerintah Desa se-Aceh Tenggara, di Hotel Santika Dyandra, Medan 17 Oktober 2020. | Foto: KBA.ONE, Bulkainisah

.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pusat Studi Pengembangan Eksekutif dan Legislatif (Puskulatif) yang bertema "penataan kewenangan desa".

Dalam pelatihan gelombang pertama ini diikuti 330 peserta pemerintahan desa, terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan, dan ketua badan permusyawaratan kute, berlangsung mulai 16 sampai 19 Oktober 2020.

Untuk gelombang kedua dan ketiga akan berlangsung pada 19 sampai 29 Oktober 2020, di Hotel Santika Dyandra. Jln Kapten Maulana Lubis No. 07 Kota Medan, Sumatera Utara.***

Komentar

Loading...