Razuardi Ibrahim, Sekda Bireuen Ketiga

Bupati Saifannur Sosok Berkemauan Keras dan Mudah Bergaul

Bupati Saifannur Sosok Berkemauan Keras dan Mudah Bergaul
Allahuyarham Bupati Bireuen Saifannur. | Foto: lintasgayo.co

KBA.ONE, Banda Aceh – Razuardi Ibrahim, Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen ketiga, mengaku sangat berduka atas kepergian Saifannur, Bupati Bireuen, setelah dirawat di RS Siloam, Medan, Minggu malam,  sekitar pukul 21.10 WIB, 19 Januari 2020. “Rakyat Bireuen berduka. Pak Saifannur orang baik dan mudah bergaul,” kata Razuardi Ibrahim alias Essex.

Berkomunikasi dengan KBA.ONE lewat pesan WhatsApp, Razuardi bercerita juga tentang sosok Saifannur yang tangguh dan berkemauan keras dalam setiap usaha dan meraih kesuksesan. “Tekad almarhum dia tunjukkan pada saat penyelesaian permasalahan jembatan di Aceh Utara, ketika saya menjabat Pimpro Peningkatan Jalan dan Jembatan tahun 1995 di sana,"  kenang Razuardi tanpa merinci lebih dalam kisah soal jembatan itu.

Dalam situasi tertentu, tambah Razuardi, Allahuyarham Saifannur juga enak dijadikan teman diskusi soal bisnis, pemerintahan, atau apa saja. Dia gampang berkomunikasi dengan siapapun. “Suatu hari di pertengahan 2011, saya pernah mendiskusikan soal siapa yang layak untuk Sekda Bireuen yang kosong waktu itu. Ketika saya datang, Pak Saifannur sudah bersiap menunggu di teras rumahnya yang megah itu. Begitulah cara beliau menghargai teman,” kata Razuardi.

Kini, Saifannur telah pergi untuk selamanya setelah didiagnosa menderita gangguan lambung. Kepergian orang nomor satu di Bireuen yang memiliki moto "kerja tuntas kerja ikhlas" tersebut meninggalkan luka mendalam bagi istrinya, Hj Fauziah HM Daud dan tiga orang putra putrinya, Nelly Safrida, Ziaurrahman dan Afdhalurrahman, para kerabat dan kerabatnya.

Saifannur adalah putra asli Bireuen, kelahiran Alue Krueb, 21 Agustus 1956. Politisi dari partai Golkar ini menjabat sebagai Bupati Bireuen periode 2017-2022.

Sebelum menjabat Bupati Bireuen, Saifannur termasyhur sebagai pengusaha sukses di kota yang di juluki sebagai kota Juang itu. Dia pernah menduduki posisi Direktur Utama di PT. Cipta Karya Aceh (1990-sekarang) dan Komisaris Utama di PT Mutiar Aceh Lestari (2000-sekarang).

Saifannur juga pernah menjadi keucik di Gampong Paya Meuneng (1998-2012), Ketua Kosgoro Peusangan (2009-2013) dan ketua Umum DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen (2011-sekarang). | KOMAR, Kontributor Banda Aceh.

Komentar

Loading...