Cara Kyriad Muraya "Memanjakan" Jurnalis

Cara Kyriad Muraya "Memanjakan" Jurnalis
Temu pers Aceh Cigar Club, salah satu komunitas positif yang didirikan oleh Kyriad, pada acara ngopi bareng jurnalis. | Foto: Ist.

Selain kopi hangat arabica espresso suguhan barista Daud Terrace Cafe, acara diselingi lagu genre jazz The Girl from Ipanema-nya Frank Sinatra yang dibawakan apik kelompok Motif Band Banda Aceh.

KBA.ONE, Banda Aceh – Dari pelataran parkir Kyriad Muraya Hotel Aceh, di jantung Kota Banda Aceh, lantunan music jazz sayup-sayup terdengar menyusup ke telinga. Sementara di lobi hotel berkelas itu, beberapa jurnalis mengantre di depan tiga lift (satu lift service) menuju Daud Terrace Café di lantai tiga Kyriad.   

Begitu tiba di lantai tiga hotel, Bambang Pramusinto, General Manager (GM) Kyriad dan Faza, Public Relation (PR) Kyriad, bersama beberapa stafnya, tak henti menyapa dan melempar senyum ramah ke setiap jurnalis yang hadir. Lalu, mereka menyodorkan buku tamu. “Selamat datang teman-teman,” sapa Bambang dan Faza dengan segala keramahannya.

Kemarin, Jumat malam selepas Isya, 14 Desember 2018, adalah momen penting penutup tahun 2018 yang tengah dibangun manajemen Kyriad Muraya Hotel Aceh. Di sana, di kawasan padat Simpang Lima Banda Aceh, tempat berdiri hotel refresentatif tersebut, para penggawa Kyriad Muraya mengundang puluhan jurnalis media mainstream hingga siber untuk ngopi bareng di hotel itu. 

Bambang Pramusinto, GM Kyriad Muraya Aceh Hotel. | KBA.ONE: Ayi Andaresta.

“Media adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan Kyriad Muraya Hotel Aceh,” kata Bambang Pramusinto, GM Kyriad Muraya Aceh, pada kata pembuka ngopi bareng dengan para jurnalis.

Bambang dan kru Kyriad menjadikan acara ini sebagai upaya menghidupkan dan menjaga keutuhan ukhuwah bersama pekerja dan pemilik media di Banda Aceh, sejak Kyriad hadir menjadi salah satu khazanah membanggakan pada November 2017.

Saking pentingnya, jauh sebelum acara ini dimulai, Faza, PR Kyriad Muraya Aceh, intens membangun komunikasi kepada para jurnalis dan pimpinan media yang akan diundang. Bahkan, Faza tak sungkan mengantar langsung undangan ke kantor-kantor media seperti yang dia lakukan ke kantor KBA.ONE di kawasan Batoh, Banda Aceh.  

Jamuan ngopi bareng yang dikemas dalam acara media gathering ala Kyriad ini menghadirkan tiga pimpinan organisasi pers yaitu Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Aldin NL, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh Misdarul Ihsan, dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Aceh Didik Ardiansyah, para petinggi media dan puluhan jurnalis.

Motif Band di Daud Terrace Cafe. | KBA.ONE: Ayi Andaresta.

Acara dihangatkan dengan aneka racikan minuman teh dan kopi panas arabica espresso suguhan barista Daud Terrace Café, diselingi lagu genre jazz The Girl from Ipanema-nya Frank Sinatra yang dibawakan apik kelompok musisi Motif Band Banda Aceh.

Pada pembuka acara, Bambang Pramusinto menyapa kalangan jurnalis dengan data kilas balik sejarah berdirinya Kyriad di Banda Aceh. “Dari bintang tiga, kini Kyriad Muraya Aceh sudah menjadi hotel berbintang empat. Bahkan, tahun 2019, Kyriad akan membangun satu hotel lagi di seberang jalan Daud Beureueh untuk memenuhi kebutuhan kamar hotel yang kian meningkat,” kata Bambang.

Bambang bahkan mengklaim suksesnya Kyriad mengembangkan jaringan bisnis perhotelan di Banda Aceh tidak terlepas dari dukungan media pers. “Tanpa media, Kyriad Muraya Aceh tak berarti  apa-apa,” tegas Bambang.

Sejak berdiri, manajemen Kyriad Muraya sudah melahirkan dua komunitas positif yaitu Kyriad’s Aceh Jazz Society dan komunitas Aceh Cigar Club. Dan dari Kyriad Muraya Hotel Aceh pula, Bambang menggerakkan kegiatan religi seperti menyediakan kendaraan gratis bagi tamu yang ingin salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Biturrahman Banda Aceh.

Kyriad Hotel adalah jaringan hotel internasional asal Perancis di bawah Louvre Hotels Group, yang juga membawahi Golden Tulip dan Royal Tulip. Di Indonesia, Kyriad sudah memiliki 15 hotel di beberapa kota seperti Jakarta, Semarang, Purwodadi, Padang, Makassar, Sorong, dan Bali.

Dilansir Swa Online, Louvre Hotels Group merupakan operator hotel internasional terbesar kedua di Eropa. Beberapa waktu lalu, Kyriad Hotel sukses mengambilalih dan mengelola Puspamaya Hotel Airport Jakarta. Setelah itu, mereka berekspansi mengelola Kyriad Cipete Hotel di Jakarta Selatan. Dan kini, Kyriad sudah merambah ke Aceh.  

Acara ngopi bareng dengan jurnalis ala Kyriad Muraya Hotel Aceh ini ditutup dengan pengundian doorprize. Setelah bubar, beberapa jurnalis yang mendapat aneka doorprize tampak sumringah dan penuh riang gembira meninggalkan Kyriad yang berdiri megah di Jalan Daud Beureueh, Simpang Lima, Banda Aceh. ***

Komentar

Loading...