Cara Pilot Drone Bersedekah Profesi di Bulan Ramadan

Cara Pilot Drone Bersedekah Profesi di Bulan Ramadan
Para Pilot Drone yang tergabung dalam Komunitas Aceh Flight Forum. | Foto: Humas AFF.

Peta udara yang dibuat para pilot drone ini bertujuan untuk mempermudah dalam menentukan tapal batas desa.

KBA.ONE, Banda Aceh - Banyak jalan menuju kebaikan di bulan suci Ramadan. Salah satu jalan itu dibentangkan oleh Komunitas Aceh Flight Forum. Mereka melakukan pemetaan desa gratis. Kegiatan ini merupakan sedekah profesi anggota AFF sebagai pilot drone. Salah satu lokasi pemetaan dilakukan di Desa lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Jumat pagi 1 Juni 2018.

Untuk daerah Desa Lambhuk, para pilot drone ini memperkirakan luas areal mencapai 130 hektar persegi. Mereka menerbangkan drone dua kali terbang di lokasi yang sama dengan frekuensi waktu masing-masing 18 menit sekali terbang. Jarak tempuh yang di setting sampai dua kilo meter dengan ketinggian 300 meter. Pemetaan ini turut di saksikan oleh perangkat desa Lambhuk.

Ihwani, Salah seorang perangkat Desa Lambhuk yang ikut langsung menyaksikan pemetaan ini mengungkapkan, “kami sangat terbantu dengan peta desa yang direkam dari udara, apalagi ini berbentuk sedekah. Artinya kami tidak harus membayarnya,”  ungkapnya di sela-sela proses pemetaan tersebut.

Pilot drone dari Komunitas AFF ini juga telah merampungkan pemetaan di beberapa desa lainnya seperti desa Alue Dayah Teungeh, Punge Blang Cut, Kulam, Lamdom dan desa Lambhuk.

Dalam waktu dekat, sedikitnya ada beberapa desa yang sudah mengajukan diri untuk dibuatkan peta udara daerah mereka. Di antaranya Gampong Kramat, Neusu, Geuce Komplek, serta dari pihak kecamatan yaitu Kuta Raja, serta kecamatan Bandar Raya.

Peta udara yang dibuat para pilot drone ini bertujuan untuk mempermudah dalam menentukan tapal batas desa. Diharapkan menjadi solusi bila ada konflik tapal batas antardesa. Peta yang dihasilkan merupakan serangkaian foto yang digabung dari luas daerah desa yang diambil dari udara. Kemudian didesain menjadi foto udara yang utuh dari semua perkiraan batas wilayah.

Selain itu, pemetaan ini berfungsi untuk mendukung perencanaan desa dalam pengambil kebijakan bagi perangkat desa. Bahkan bisa menjadi acuan gambar udara untuk menentukan luas areal desa bila diperlukan. 

Para pilot drone ini bersedekah lewat peta desa. | Foto: Humas AFF.

Candra Irani, salah seorang pilot drone yang melakukan pemetaan tersebut, mengaku kegiatan ini adalah bentuk sedekah profesi sebagai pilot drone untuk masyarakat. “Kami secara iklas melakukan ini untuk mereka yang membutuhkan peta gampong yang di ambil dari udara. Apalagi di bulan Ramadan, aktifitas sedekah profesi ini kami jalankan maksimal bersama anggota komunitas drone lainnya," ungkap Candra biasa disapa Cacan ini. Cacan adalah anggota Aceh Flight Forum yang juga pegawai negeri Bapeda Aceh. 

Selain itu juga ada Maimun Riansyah anggota AFF. Ia  juga bekerja di Unit Pelaksanaan Teknis Badan Pusat Data Geopasial Aceh (UPTB-PDGA). Menurut maimun, “ini bukan tugas dari kantor tempat kami bekerja, tapi bentuk bantuan kami personal untuk membantu desa yang ada di Banda Aceh. Biasanya kami menyesuaikan waktu libur untuk melakukan sedekah profesi ini." 

Untuk mendapatkan gambar yang sempurna, para pilot drone ini terlebih dahulu menginstal program Arcgish sebagai software untuk me-layout peta. Lalu baru mengatur atau menentukan jalur terbang dengan luasan areal memakai pragram drone deploy yang diinstal di Android.

Kemudian, drone diinstruksikan untuk terbang sesuai jalur yang sudah di-setting. Lalu drone secara otomotif terbang mengambil foto berdasarkan jarak tertentu sesuai pengaturan yang sudah di-setting terlebih dahulu. "Jangan khawatir, drone akan kembali bila daya baterainya sudah tidak mampu lagi menjangkau jarak yang telah di-setting. Bila indikator baterai sudah 30 persen, lebih bagus di perintahkan pulang atau return to home (RTH)," kata Maimun Riansyah.

Komentar

Loading...