China Larang Peringkat Popularitas Artis

China Larang Peringkat Popularitas Artis
Ilustrasi. | Foto: Cnnindonesia.com

KBA.ONE, Jakarta - Pemerintah China melarang keberadaan peringkat popularitas artis dan selebritis yang biasanya bermunculan di internet. Hal itu dilakukan sebagai upaya 'membersihkan' budaya fandom.

Menurut aturan yang dirilis media pemerintah dan diberitakan The Guardian, Jumat 27 Agustus 2021, seluruh daftar peringkat artis China mesti dihapus dari internet.

Daftar yang diizinkan hanya berupa lagu, film, dan acara televisi. Namun daftar itu pun mesti mengurangi tombol "like" dan "comment". Pemerintah China meminta penilaian lebih didasarkan pada orientasi kerja dan evaluasi secara profesional.

Peraturan tersebut merupakan hasil dari operasi yang dijalankan oleh Kantor Urusan Ruang Siber China (CAC) mengumumkan selama dua bulan terakhir.

Operasi yang diumumkan pada Juni lalu tersebut menargetkan situs fan club, yang dikenal sebagai fan quan, yang dinilai berdampak negatif pada kesehatan mental anak-anak.

Selain itu, pemerintah China juga merilis beberapa hasil yang menegaskan perlu adanya peningkatan regulasi. Sejumlah hasil tersebut berupa daftar berisi 10 poin "untuk memperbaiki komunitas penggemar".

Daftar tersebut termasuk perintah untuk "mengetatkan aturan" manajer selebritas dan badan pengelola situs penggemar dan aktivitas daring lainnya yang "menyebabkan penggemar saling merundung".

Bukan hanya itu, hasil temuan juga menyebutkan larangan pada aktivitas penggalangan dana dan keterlibatan oleh anak-anak.

Pada Juni lalu, CAC menemukan sejumlah anak-anak dibujuk untuk terlibat dalam kampanye pemungutan suara di salah satu program kompetisi selebriti.

Dalam acara itu mereka saling melakukan pelecehan verbal, intimidasi online, doxing bahkan mereka berlomba-lomba untuk memamerkan kekayaan dan kemewahan.

Lembaga tersebut juga mengatakan acara itu menggunakan bot untuk membajak akun di media sosial untuk meningkatkan profil selebriti.

Selain itu, komisi ini juga menindak situs yang menampilkan selebriti yang tersandung kasus, mulai dari pelanggaran keuangan, isu sensitif dan politik. Seperti yang menimpa selebriti Kris Wu yang baru-baru ini melakukan pelecehan seksual.

Anara

Komentar

Loading...