Covid Masih 'Meledak', Israel Gelar Sekolah Tatap Muka

Covid Masih 'Meledak', Israel Gelar Sekolah Tatap Muka
Ilustrasi. | Foto: Cnbcindonesia.com

KBA.ONE, Jakarta - Israel akan menggelar sekolah tatap muka pada, Rabu 1 Agustus 2021. Keputusan itu dilaksanakan meskipun ada lonjakan kasus infeksi akibat virus corona varian delta di negara tersebut.

Namun, dari 2,4 juta anak yang akan kembali sekolah, baik dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah, sebanyak 250.000 terpaksa harus isolasi di rumah masing-masing pada hari pertama sekolah,

Dilansir dari AFP, juru bicara kementerian pendidikan Israel bilang sekitar 90.000 dari mereka terinfeksi Covid-19 atau dikarantina. Sementara 150.000 lainnya tinggal di kota-kota dengan tingkat virus yang tinggi, atau terdaftar di kelas yang tidak dibuka karena tingkat vaksinasi yang rendah.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett membela keputusan pemerintah untuk membuka sekolah meskipun ada lonjakan infeksi. Ia menekankan bahwa ingin menghindari langkah-langkah yang akan membuat anak-anak dan orang tua mereka berada di rumah terus-menerus.

Sebelum sekolah dibuka kembali pada hari Rabu, Israel melakukan ratusan ribu tes serologis pada anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk menentukan apakah mereka telah memiliki perlindungan antibodi setelah tertular Covid-19. Pemerintah juga mendistribusikan jutaan tes antibodi untuk dibawa pulang oleh siswa sebelum hari pertama sekolah.

Israel juga telah menawarkan vaksin kepada anak-anak berusia 12 tahun ke atas. Sekitar 60% dari 9,3 juta penduduk Israel telah menerima dua suntikan vaksin, termasuk 80% orang dewasa.

Pada Desember, Israel adalah salah satu negara pertama yang meluncurkan kampanye vaksinasi nasional, yang menurunkan infeksi harian dan memungkinkan pencabutan hampir semua pembatasan pandemi pada Juni lalu.

Setelah adanya lonjakan kasus, beberapa tindakan diterapkan kembali, termasuk pemakaian masker di dalam ruangan, pembatasan pertemuan dan kebutuhan untuk menunjukkan bukti vaksinasi untuk masuk ke fasilitas tertentu.

Israel kini tercatat memiliki total 1.066.352 kasus infeksi dan 7.043 kematian, menurut data Worldometers.

Anara

Komentar

Loading...